Pemerintahan

Harlah ke-20 PPDI Purworejo, Perkuat Solidaritas dan Dorong Kesejahteraan Perangkat Desa

1
×

Harlah ke-20 PPDI Purworejo, Perkuat Solidaritas dan Dorong Kesejahteraan Perangkat Desa

Sebarkan artikel ini
Pemotongan tumpeng tandai puncak Peringatan PPDI ke 20 di Purworejo
Pemotongan tumpeng tandai puncak Peringatan PPDI ke 20 di Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Purworejo menggelar puncak resepsi Hari Lahir (Harlah) ke-20 di Ganeca Convention Hall, Sabtu (20/6/2026) malam.

Mengusung tema “Perkuat Solidaritas, Kompak Bersatu”, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat peran perangkat desa sebagai ujung tombak pelayanan dan pembangunan di tingkat desa.

Acara dihadiri Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, SH, Wakil Bupati Purworejo, pengurus PPDI Provinsi Jawa Tengah, anggota DPRD, serta ratusan pengurus dan anggota PPDI Kabupaten Purworejo.

Sebanyak 350 peserta mengikuti rangkaian acara yang diisi dengan penyerahan hadiah berbagai lomba, pemotongan tumpeng, dan sambutan dari sejumlah pihak.

Ketua panitia, Nanang Purwanto, menjelaskan bahwa peringatan Harlah PPDI ke-20 tidak hanya berupa kegiatan seremonial, tetapi juga diisi berbagai agenda yang bertujuan meningkatkan kapasitas, solidaritas, dan kreativitas perangkat desa.

Rangkaian kegiatan dimulai dari Turnamen Bola Voli PPDI Cup II yang berlangsung 23 Mei hingga 13 Juni 2026 di Desa Kalimeneng, Kecamatan Kemiri, dengan peserta 16 tim perangkat desa dan 16 tim umum usia 20 tahun. Selain itu, ada Sekolah Pamong Gelombang III yang diikuti 271 perangkat desa baru, serta lomba videografi yang menampilkan potensi dan keunggulan desa-desa di Purworejo,” jelasnya.

Ketua PPDI Kabupaten Purworejo, Erwan Widi Ashari, menegaskan bahwa organisasi yang lahir pada 17 Juni 2006 tersebut terus berupaya membangun kualitas sumber daya perangkat desa, tidak hanya melalui kegiatan olahraga tetapi juga pendidikan dan pengembangan kreativitas.

Menurutnya, Sekolah Pamong menjadi salah satu langkah strategis untuk membentuk karakter, mentalitas, serta meningkatkan kapasitas perangkat desa dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

PPDI tidak hanya membangun fisik melalui olahraga, tetapi juga membangun karakter dan mentalitas perangkat desa. Alhamdulillah, Sekolah Pamong telah meluluskan 271 perangkat desa baru yang dilantik pada semester kedua 2025 dan semester pertama 2026,” ujarnya.

Selain itu, PPDI juga memberikan ruang kreativitas melalui lomba videografi yang bertujuan memperkenalkan potensi desa sekaligus mendorong promosi pembangunan berbasis kearifan lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Erwan juga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kesejahteraan perangkat desa.

Ia menilai perangkat desa memiliki peran besar dalam mendukung berbagai program pemerintah, mulai dari pelayanan administrasi, pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), hingga pelaksanaan berbagai program pembangunan.

Ia menyambut terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2026 yang mengatur mekanisme penyaluran penghasilan tetap (siltap) perangkat desa secara langsung ke rekening kas desa sebagai langkah positif untuk memberikan kepastian kesejahteraan perangkat desa.

PPDI Purworejo juga menawarkan gagasan yang disebut “Proposal Purworejo”, yakni konsep sinergi berkeadilan antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan desa dalam mendukung kesejahteraan perangkat desa.

Kami berharap kesejahteraan perangkat desa dapat diwujudkan melalui sinergi semua pihak. Perangkat desa adalah pelayan masyarakat sekaligus pamomong desa yang harus terus menjaga integritas dan pengabdian,” katanya.

Sementara itu, Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti menyampaikan apresiasi atas dedikasi perangkat desa selama dua dekade terakhir dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Purworejo.

Menurutnya, perangkat desa merupakan garda terdepan pelayanan publik yang berperan penting dalam keberhasilan berbagai program pemerintah.

Keberhasilan program pemerintah tidak lepas dari dedikasi dan kerja keras para perangkat desa. Mereka bukan hanya aparatur pemerintahan, tetapi juga penggerak pembangunan dan perekat kehidupan sosial masyarakat di desa,” ujar Bupati.

Terkait aspirasi kesejahteraan perangkat desa, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Purworejo memberikan perhatian serius terhadap usulan pemberian Gaji ke-13 bagi perangkat desa.

Untuk tahun 2026 pelaksanaannya masih menunggu perubahan anggaran. Sedangkan untuk tahun 2027 telah kami siapkan alokasinya dalam APBD murni sebagai upaya memberikan kepastian dan meningkatkan kesejahteraan perangkat desa,” ungkapnya.

Bupati juga mengajak seluruh perangkat desa untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga kekompakan, serta aktif menyosialisasikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat, termasuk layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang tersedia di puskesmas.

Peringatan Harlah ke-20 PPDI Kabupaten Purworejo menjadi refleksi penting bahwa pembangunan desa tidak hanya membutuhkan infrastruktur, tetapi juga sumber daya manusia yang kompeten, solid, dan sejahtera.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, perangkat desa diharapkan terus menjadi motor penggerak kemajuan desa menuju Purworejo yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.