PURWOREJO, purworejo24.com – Langit Pantai Ketawang, Desa Wisata Ketawangrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, dipastikan akan kembali dipenuhi aneka warna dan kreasi layang-layang dalam Festival Layang-Layang Tingkat Nasional 2026 yang akan berlangsung pada 4-5 Juli 2026 memdatang, mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.
Festival yang telah memasuki penyelenggaraan ke-10 ini menjadi salah satu agenda unggulan Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar).
Beragam jenis layang-layang akan diterbangkan dan dilombakan, mulai dari layang-layang tradisional, dua dimensi, tiga dimensi, train naga, sport kite, hingga balloon kite.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Sumber Daya Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Dinporapar Purworejo, Neira Anjar Pujisusilo, S.Kom., M.Eng, mengatakan bahwa tahun ini festival diikuti oleh 31 tim, terdiri atas 27 tim domestik dan 4 tim internasional.
“Peserta domestik berasal dari DKI Jakarta, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur. Sedangkan peserta mancanegara datang dari Singapura, Malaysia, Jepang, dan Prancis,” jelas Neira, saat ditemui dikantornya, pada Kamis (25/6/2026).
Selama dua hari pelaksanaan, para peserta akan menampilkan berbagai kreasi layang-layang yang tidak hanya mengandalkan kemampuan menerbangkan, tetapi juga unsur seni, inovasi, dan kreativitas.
Penyelenggaraan lomba kembali menggandeng Komunitas Pelayang Indonesia (Pelangi) yang bertugas menangani teknis kompetisi, mulai dari persiapan, penilaian hingga penentuan juara di setiap kategori.
Pada hari kedua, festival akan semakin semarak dengan kehadiran Bupati Purworejo, Wakil Bupati Purworejo, serta jajaran Forkopimda yang dijadwalkan mengikuti penerbangan layang-layang bersama para peserta.
Sebelum kegiatan tersebut, akan ditampilkan tari Cingpoling secara massal oleh para pelajar dari wilayah Grabag yang akan tampil bersama Bupati Purworejo.
Menurut Neira, festival ini tidak hanya menjadi sarana hiburan masyarakat selama masa libur sekolah, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi sektor pariwisata dan perekonomian lokal.
Berdasarkan pengalaman penyelenggaraan tahun 2025, Festival Layang-Layang mampu menarik lebih dari 17.000 pengunjung dalam dua hari pelaksanaan.
“Kami berharap jumlah pengunjung tahun ini meningkat. Kehadiran wisatawan tentu akan berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat, mulai dari pedagang, pelaku UMKM, hingga pengelola homestay di Desa Ketawangrejo,” ujarnya.
Panitia saat ini masih mematangkan berbagai persiapan, termasuk koordinasi dengan AirNav Indonesia dan otoritas Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) mengingat lokasi festival berada di jalur penerbangan.
Selain itu, koordinasi juga dilakukan bersama kepolisian, TNI, dan instansi terkait untuk memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan.
Pemilihan waktu pelaksanaan pada awal Juli juga telah mempertimbangkan rekomendasi BMKG yang memperkirakan kondisi cuaca sudah memasuki musim kemarau sehingga lebih mendukung aktivitas penerbangan layang-layang.
Meski demikian, seluruh peserta tetap diwajibkan mematuhi batas maksimal ketinggian layang-layang sesuai ketentuan otoritas penerbangan.
Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, panitia bersama Pemerintah Desa Ketawangrejo dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) telah menyiapkan sejumlah kantong parkir tambahan di beberapa titik sebelum kawasan Pantai Ketawang.
Pengunjung disarankan menggunakan kendaraan roda dua agar lebih mudah mengakses lokasi festival.
Tarif masuk dan parkir diperkirakan masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp10.000 untuk mobil, dengan pengelolaan dilakukan oleh pemerintah desa dan Pokdarwis setempat.
Festival Layang-Layang Nasional 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat citra Purworejo sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan kreativitas.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal seni pembuatan layang-layang yang merupakan bagian dari warisan budaya masyarakat.
Dengan dukungan berbagai pihak serta partisipasi peserta dari dalam dan luar negeri, Festival Layang-Layang Nasional 2026 diharapkan berlangsung meriah, aman, dan mampu semakin memperkenalkan potensi wisata Pantai Ketawang serta Kabupaten Purworejo di tingkat nasional maupun internasional. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









