Seni BudayaWisata

Pemkab Purworejo Siap Gelar Parade Kreatif HUT ke-81 RI, Angkat “Purworejo Berseri”, Jadi Etalase Ekonomi Kreatif dan Program Daerah

10
×

Pemkab Purworejo Siap Gelar Parade Kreatif HUT ke-81 RI, Angkat “Purworejo Berseri”, Jadi Etalase Ekonomi Kreatif dan Program Daerah

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Sumber Daya Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif pada Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo, Neira Anjar Pujisusilo, S.Kom., M.Eng.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Sumber Daya Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif pada Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo, Neira Anjar Pujisusilo, S.Kom., M.Eng.

PURWOREJO, purworejo24.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo menyiapkan Karnaval Kemerdekaan Parade Kreatif untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan ini tidak hanya diarahkan sebagai tontonan yang meriah, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas, mengenalkan program unggulan daerah, sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif dan UMKM lokal.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Sumber Daya Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif pada Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo, Neira Anjar Pujisusilo, S.Kom., M.Eng., mengatakan Parade Kreatif merupakan salah satu agenda dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Purworejo.

Menurut Neira, konsep parade tahun ini mengangkat semangat “Purworejo Berseri” yang dapat diterjemahkan peserta melalui tujuh program unggulan Pemerintah Kabupaten Purworejo atau Pitulungan.

Parade Kreatif ini mengambil tema Purworejo Berseri yang diterjemahkan melalui tujuh program unggulan Pemerintah Kabupaten Purworejo, yaitu Pitulungan. Peserta dapat memilih program yang tersedia untuk kemudian divisualisasikan dalam parade,” jelas Neira saat ditemui di kantornya, Selasa (4/8/2026).

Parade Kreatif dirancang dalam tiga kategori peserta, yakni PAUD/TK, rumpun sekolah, serta instansi dan umum.

Untuk kategori PAUD/TK akan dilaksanakan pada Jumat, 21 Agustus 2026, mulai pukul 07.00 hingga selesai di seputar Alun – alun Purworejo.

Untuk kategori rumpun sekolah, peserta terdiri atas SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA. Kategori ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 24 Agustus 2026 mulai pukul 08.00 WIB, dengan kawasan Alun-Alun Purworejo menjadi titik awal kegiatan.

Sementara kategori instansi dan umum dijadwalkan menjadi puncak rangkaian Parade Kreatif pada Sabtu, 29 Agustus 2026 mulai pukul 09.00 WIB. Titik start berada di kawasan Alun-Alun Purworejo/depan Kantor Bupati Purworejo, dan rencananya kegiatan akan dilepas oleh Bupati Purworejo.

Adapun jadwal dan ketentuan resmi diharapkan menjadi acuan utama peserta. Panitia juga masih melakukan pematangan terkait rute parade, terutama agar memberikan ruang yang cukup bagi peserta menampilkan kreativitas sekaligus menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Ada perubahan konsep dalam pengelompokan peserta dibanding pelaksanaan tahun sebelumnya.

Jika sebelumnya peserta SMA atau sederajat masuk dalam kategori umum, tahun ini SMA, SMK, dan MA digabungkan dalam rumpun sekolah bersama SD/MI dan SMP/MTs.

Untuk tahun ini kategori SMA kita gabungkan dengan SD dan SMP. Tahun lalu bergabung dengan umum. Jadi di karnaval tahap ketiga, yaitu umum dan instansi, tidak melibatkan anak sekolah,” ungkap Neira.

Perubahan tersebut diharapkan membuat peserta dari lingkungan pendidikan dapat mengembangkan konsep yang lebih sesuai dengan karakter dunia sekolah sekaligus membangun kreativitas dan kekompakan antarpeserta didik.

Parade Kreatif tahun ini juga diarahkan lebih menonjolkan parade jalan kaki. Peserta didorong menampilkan kreativitas melalui kostum, properti, koreografi, kekompakan kelompok, hingga interaksi dengan masyarakat.

Peserta tidak hanya dituntut berjalan mengikuti rute, tetapi juga mampu menghadirkan pertunjukan visual yang menarik dan menyampaikan pesan sesuai tema yang dipilih.

Untuk menjaga karakter parade, panitia membatasi penggunaan kendaraan roda empat. Setiap rombongan maksimal menggunakan satu unit kendaraan.

Kendaraan dengan fungsi khusus untuk keselamatan dan pertolongan pertama, seperti ambulans, tetap dapat mengikuti rombongan sesuai kebutuhan.

Panitia juga menyiapkan dukungan medis di sejumlah titik untuk mengantisipasi kebutuhan peserta maupun penonton selama kegiatan berlangsung.

Seluruh rangkaian parade dirancang berlangsung pada pagi hari. Selain mempertimbangkan kondisi peserta dan masyarakat, pengaturan waktu tersebut juga diharapkan tidak mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk kesempatan menjalankan ibadah.

Untuk menjaga kualitas pelaksanaan, panitia menyiapkan dewan juri profesional yang akan melakukan penilaian pada titik-titik yang telah ditentukan.

Penilaian mencakup sejumlah aspek, antara lain kedisiplinan dan kepatuhan terhadap ketentuan panitia, kreativitas, kostum, properti, koreografi, kesesuaian tema dan pesan, kekompakan, interaksi dengan penonton, serta kemampuan menghibur masyarakat.

Artinya, peserta tidak cukup hanya menghadirkan penampilan yang ramai. Konsep yang ditampilkan juga harus memiliki pesan, relevan dengan tema, dan mampu diterjemahkan secara kreatif.

Khusus kategori instansi dan umum, penilaian akan dipisahkan antara peserta instansi dan masyarakat umum.

Panitia menyiapkan piala dan piagam penghargaan bagi peserta terbaik. Selain itu, panitia juga tengah mengupayakan adanya uang pembinaan.

Lebih dari sekadar perayaan kemerdekaan, Parade Kreatif diharapkan memberikan efek ekonomi bagi masyarakat.

Menurut Neira, kebutuhan peserta terhadap kostum, properti, hiasan, hingga berbagai perlengkapan parade dapat membuka peluang bagi pelaku ekonomi kreatif lokal untuk terlibat secara langsung.

Parade Kreatif atau pawai akan melibatkan banyak pelaku ekonomi kreatif, dari sisi kostum, properti, hiasan, dan sebagainya. Karnaval ini bisa menjadi etalase untuk menampilkan karya-karya terbaik mereka,” ujarnya.

Keterlibatan pelaku ekonomi kreatif tersebut berpotensi menciptakan transaksi melalui pembuatan, penyewaan, maupun pembelian perlengkapan karnaval.

Dampaknya juga diharapkan meluas kepada pelaku UMKM, pedagang, usaha kuliner, dan sektor perdagangan lainnya yang berada di sekitar lokasi maupun sepanjang rute parade.
Kehadiran peserta dan penonton dalam jumlah besar akan meningkatkan aktivitas masyarakat.

Bahkan, apabila mampu menarik wisatawan atau masyarakat dari luar daerah, Parade Kreatif dapat menjadi salah satu media promosi potensi wisata dan ekonomi Purworejo.

Dengan dilaksanakan karnaval, akan terjadi perputaran ekonomi atau transaksi jual beli dari penonton, peserta maupun wisatawan luar kota yang hadir untuk menyaksikan karnaval kepada para pelaku ekonomi yang ada di Purworejo atau sepanjang rute karnaval,” terang Neira.

Masyarakat, instansi, komunitas, maupun kelompok yang berminat mengikuti kategori instansi dan umum dapat melakukan pendaftaran hingga 10 Agustus 2026.

Sementara pendaftaran kategori rumpun sekolah dibuka hingga 12 Agustus 2026.
Pendaftaran dilakukan melalui tautan Google Form yang disediakan panitia melalui flyer atau publikasi resmi kegiatan.

Setelah pendaftaran, panitia akan menggelar technical meeting untuk memberikan penjelasan mengenai ketentuan teknis, tata tertib, mekanisme parade, penilaian, serta berbagai hal yang harus dipersiapkan peserta.

Koordinasi internal dan persiapan pengamanan juga dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, lancar, dan nyaman bagi peserta maupun masyarakat.

Parade Kreatif HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Purworejo pada akhirnya diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan yang meriah.

Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, sekolah, instansi, komunitas, pelaku seni, pelaku ekonomi kreatif, UMKM, dan masyarakat.

Melalui tema “Purworejo Berseri” dan penerjemahan tujuh program unggulan Pitulungan, masyarakat dapat mengenal program daerah melalui cara yang lebih kreatif dan mudah diterima.

Di sisi lain, para peserta mendapatkan ruang untuk berkreasi, sementara pelaku ekonomi kreatif memperoleh kesempatan memperkenalkan karya dan produknya.

Dengan demikian, Parade Kreatif dapat menjadi bagian dari upaya menjadikan perayaan kemerdekaan lebih bermakna: merayakan semangat perjuangan, memperkuat kebersamaan, mengenalkan potensi daerah, menumbuhkan kreativitas, sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat Purworejo.

Karnaval Kemerdekaan Parade Kreatif bukan sekadar berjalan bersama di jalan raya, melainkan panggung terbuka bagi kreativitas dan kebanggaan masyarakat Purworejo dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.