KALIGESING, purworwjo24.com – Suasana kebersamaan dan nuansa budaya Jawa terasa kental dalam pelaksanaan Merti Dusun Gogoluas, Desa Tlogoguwo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Sabtu malam, (1/8/2026) lalu.
Kemeriahan tradisi tahunan tersebut semakin semarak dengan penampilan Sanggar Seni Karawitan SDN 2 Tlogorejoguwo. Para siswa tampil memainkan seperangkat gamelan dengan membawakan sejumlah gending dan lancaran, di antaranya Gangsaran Slendro Manyuro, Lancaran Bindri, Lancaran Sluku-Sluku Batok, Lancaran Kidang Talun, serta Lancaran Jamuran.
Penampilan para siswa mendapat perhatian dan apresiasi dari masyarakat yang hadir. Alunan gamelan yang dimainkan anak-anak tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menunjukkan bahwa seni tradisional masih memiliki ruang penting di tengah kehidupan generasi muda.
Kepala SDN 2 Tlogorejoguwo, Sari Rahmawati, S.Pd.SD, mengaku bersyukur dan bangga karena para siswanya mendapat kesempatan untuk tampil dalam kegiatan Merti Dusun Gogoluas.
“Ini merupakan pengalaman berharga bagi anak-anak. Melalui kegiatan seperti ini, mereka tidak hanya belajar seni karawitan, tetapi juga ikut melestarikan budaya Jawa dan menumbuhkan rasa percaya diri,” ujarnya, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, pengalaman tampil di tengah masyarakat menjadi bagian penting dari proses pendidikan. Anak-anak tidak hanya memperoleh pembelajaran seni di lingkungan sekolah, tetapi juga belajar berinteraksi dengan masyarakat sekaligus mengenal secara langsung tradisi yang berkembang di lingkungan mereka.
Karawitan menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler unggulan di SDN 2 Tlogorejoguwo. Para siswa rutin mengikuti latihan setiap pekan sebagai bagian dari pembinaan seni dan budaya di sekolah.
Kegiatan tersebut dibimbing oleh dua pelatih, yakni Yosi Widya Bagaskara dan Endri Wiyatno. Dengan keterampilan dan kesabaran dalam mendampingi para siswa, keduanya terus mendorong anak-anak agar mampu mengenal, memainkan, sekaligus mencintai seni karawitan.
Penampilan dalam Merti Dusun Gogoluas pun menjadi bukti bahwa pendidikan seni di sekolah dapat berjalan beriringan dengan upaya pelestarian budaya di masyarakat.
Kepala Dusun Gogoluas, Joko Setyono, menyampaikan apresiasinya atas penampilan para siswa SDN 2 Tlogorejoguwo. Menurutnya, keterlibatan anak-anak dalam kegiatan masyarakat menjadi hal positif karena dapat menumbuhkan kepedulian terhadap budaya dan lingkungan sosial sejak dini.
“Semoga karawitan SDN 2 Tlogorejoguwo terus berkembang dan mengharumkan nama sekolah serta Desa Tlogoguwo,” ungkapnya.
Partisipasi SDN 2 Tlogorejoguwo dalam Merti Dusun Gogoluas menunjukkan adanya sinergi positif antara dunia pendidikan dan masyarakat. Lebih dari sekadar pertunjukan seni, kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk mengenal tradisi, membangun kepercayaan diri, mempererat kebersamaan, sekaligus menjaga keberlanjutan seni budaya Jawa.
Di tengah perkembangan zaman, keterlibatan anak-anak dalam kegiatan seni tradisional seperti karawitan menjadi salah satu langkah nyata agar warisan budaya tidak berhenti sebagai peninggalan masa lalu, tetapi tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









