Ekonomi

Koperasi Desa Merah Putih Sidomukti Resmi Diluncurkan, Dapat Truk hingga Mobil Dobel Kabin untuk Angkut Hasil Warga

14
×

Koperasi Desa Merah Putih Sidomukti Resmi Diluncurkan, Dapat Truk hingga Mobil Dobel Kabin untuk Angkut Hasil Warga

Sebarkan artikel ini
KDKMP Sidomukti
KDKMP Sidomukti

PURWOREJO, purworejo24.com– Pemerintah Desa Sidomukti resmi mengikuti peluncuran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) secara daring yang diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (16/5/2026).

Program nasional yang diluncurkan langsung oleh Presiden RI dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, itu diharapkan menjadi penggerak baru perekonomian masyarakat desa.

Kepala Desa Sidomukti, Imam Tobari, mengatakan pihaknya menyambut baik program KDMP karena dinilai dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan UMKM di desa.

Proses peresmian diikuti pengurus KDMP beserta pegawai serta perangkat Desa Sidomukti. Kegiatan dilakukan di gedung KDMP setempat di Desa Sidomukti, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo Jawa Tengah.

Untuk kegiatan pagi ini, acaranya launching Koperasi Desa Merah Putih di Desa Sidomukti. Launching dilaksanakan secara daring dan kami mengikuti secara online,” kata Imam Tobari saat ditemui usai kegiatan.

Ia mengungkapkan rasa syukur karena Desa Sidomukti menjadi salah satu desa yang mendapatkan program tersebut. Menurutnya, keberadaan koperasi diharapkan tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar berjalan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Harapan kami, KDMP yang ada di Desa Sidomukti ini bisa betul-betul berjalan dan berguna bagi warga masyarakat. Kami berharap bisa mengangkat ekonomi masyarakat desa,” ujarnya.

Menariknya, KDMP Sidomukti juga telah menerima sejumlah sarana dan prasarana pendukung operasional. Bantuan tersebut berupa satu unit truk, mobil pikap dobel kabin penggerak 4WD, serta kendaraan roda tiga.

Menurut Imam Tobari, kendaraan tersebut nantinya diproyeksikan untuk mendukung aktivitas distribusi maupun pengangkutan hasil produksi masyarakat desa.

Untuk sarana prasarana yang sudah sampai di desa kami ada truk, pick up dobel kabin 4WD, dan kendaraan roda tiga. Ke depannya mungkin bisa digunakan untuk pengangkutan barang dari masyarakat,” jelasnya.

Meski demikian, jumlah anggota koperasi saat ini masih terbatas. Ia menyebut masyarakat masih membutuhkan pemahaman lebih lanjut mengenai sistem dan teknis koperasi tersebut.

Untuk sementara anggota masih sekitar 30 sampai 50 orang. Karena masyarakat memang belum begitu paham terkait teknis koperasi KDMP ini,” katanya.

Pemerintah desa berharap ke depan masyarakat semakin tertarik bergabung setelah koperasi mulai berjalan dan menunjukkan manfaat langsung bagi warga.

Selain itu, Imam Tobari juga berharap keberadaan KDMP dapat bersinergi dengan pelaku UMKM lokal. Menurut dia, kerja sama tersebut penting agar produk-produk warga memiliki akses distribusi dan pemasaran yang lebih luas.

Harapan kami UMKM yang ada di desa bisa bersinergi dengan KDMP agar ekonomi masyarakat betul-betul berjalan, terutama bagi masyarakat yang bergerak di bidang UMKM,” ujarnya.

Dengan beroperasinya KDMP ini sejumlah barang dan perlengkapan operasional diketahui telah disuplai oleh PT Agrinas.

Untuk permodalan saya belum tahu persis. Tapi barang-barang sebagian besar sudah datang dan disuplai langsung dari PT Agrinas,” katanya.

Saat ini, pengelolaan KDMP Sidomukti masih ditangani secara terbatas. Pemerintah desa baru merekrut enam orang untuk menjalankan operasional awal koperasi tersebut.

Untuk perekrutan pegawai atau karyawan saat ini masih yang pokok-pokok saja, sekitar enam orang,” ujar Imam.

Ia berharap setelah resmi diluncurkan, KDMP Sidomukti bisa segera beroperasi penuh dan menjadi wadah baru bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan ekonomi desa. (P24/bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.