PURWOREJO, purworejo24.com – Demaji Melon Garden yang berlokasi di Desa Brenggong, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, kembali menggelar panen raya melon premium pada 22 hingga 25 Mei 2026. Momen panen ini sekaligus dibuka untuk masyarakat sebagai destinasi wisata agro edukatif dengan konsep petik buah langsung dari kebun.
Selama masa panen raya, pengunjung dapat menikmati pengalaman memetik melon premium langsung dari dalam green house tanpa dikenai tiket masuk alias gratis.
Wisatawan hanya membayar buah melon yang dipetik dengan harga Rp30 ribu per kilogram.
Pemilik Demaji Melon Garden, Dwi Wahyu Atmaji, mengatakan bahwa saat ini pihaknya memiliki tiga green house budidaya melon.
Masing-masing green house berisi sekitar 1.500 tanaman melon dengan fase pertumbuhan yang berbeda-beda, mulai dari masa tanam, proses pembesaran buah, hingga siap panen.
“Di sini ada tiga green house. Ada yang baru mulai tanam, ada yang sedang berbuah, dan ada yang siap panen. Jadi pengunjung bisa melihat langsung proses budidaya melon dari awal sampai panen,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).
Di Demaji Melon Garden, terdapat dua jenis melon premium yang dibudidayakan, yakni melon Kirani dan Golden Apollo atau yang dikenal sebagai melon emas.
Kedua jenis melon tersebut memiliki cita rasa manis, tekstur renyah, serta kualitas premium yang diminati pasar.
Tak hanya menjadi tempat wisata petik buah, Demaji Melon Garden juga menawarkan nilai edukasi bagi masyarakat, khususnya pelajar dan pecinta pertanian modern.
Pengunjung dapat belajar mengenai teknik budidaya melon di dalam green house, mulai dari perawatan tanaman, pengaturan nutrisi, hingga proses panen yang baik dan benar.
Menurut Atmaji, konsep wisata agro seperti ini diharapkan dapat mengenalkan sektor pertanian modern kepada generasi muda sekaligus membuka peluang usaha baru di bidang pertanian hortikultura.
Selain mengembangkan Demaji Melon Garden, Atmaji juga telah menghadirkan destinasi wisata budaya dan edukasi bernama Demaji EcoPark yang berada di Dusun Sawahan, Desa Kaligono, Kecamatan Kaligesing, Purworejo.
Tempat tersebut memadukan konsep tradisional dan modern sebagai ruang wisata keluarga dan edukasi budaya.
Atmaji berharap keberadaan Demaji Melon Garden dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat sekitar, terutama dalam membuka lapangan pekerjaan.
Saat ini, tiga green house yang dimiliki telah mempekerjakan enam tenaga kerja tetap dari warga sekitar Desa Brenggong. Jumlah tenaga kerja juga akan ditambah saat memasuki masa panen raya.
“Harapannya usaha ini bisa terus berkembang, bukan hanya untuk kebutuhan bisnis, tetapi juga membantu masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja,” tambahnya.
Dengan suasana kebun yang asri, pengalaman memetik buah langsung dari pohonnya, serta edukasi pertanian modern yang ditawarkan, Demaji Melon Garden menjadi salah satu alternatif wisata keluarga di Purworejo yang menarik untuk dikunjungi selama akhir pekan maupun musim panen raya. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







