PURWOREJO, purworejo24.com — Sebanyak 52 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Purworejo resmi diluncurkan secara serentak bersama ribuan KDKMP di seluruh Indonesia oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Sabtu (16/5/2026).
Untuk wilayah Purworejo, peluncuran dipusatkan di KDKMP Cangkrep Lor, Kecamatan Purworejo, dan dilaksanakan secara virtual melalui zoom bersama pusat kegiatan nasional di Nganjuk, Jawa Timur.
Acara tersebut dihadiri perwakilan Kodam IV/Diponegoro, Kodim 0708 Purworejo, Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo, Ketua DPRD Purworejo, OPD terkait, Muspika, serta para pengurus KDKMP yang turut diresmikan.
Suasana peresmian berlangsung meriah dengan penampilan kesenian Dolalak khas Purworejo yang menghibur para tamu undangan dan masyarakat.
Danramil 01/Purworejo, Kapten Noor Cholik, mengatakan bahwa Purworejo menjadi salah satu daerah yang aktif dalam percepatan pembangunan KDKMP. Saat ini terdapat beberapa titik yang menjadi perwakilan peluncuran, yakni di Cangkrep Lor, Dukuhrejo, Bayan, Kutoarjo, dan Ngombol.
“Di lingkungan Kabupaten Purworejo ini ada beberapa titik perwakilan KDKMP yang ikut melaksanakan video conference bersama Bapak Presiden. Harapannya, koperasi Merah Putih ini benar-benar bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan KDKMP dilakukan secara bertahap sehingga belum seluruh titik selesai bersamaan. Namun demikian, proses pembangunan terus berjalan dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir tahun 2026.
“Target pembangunan sekitar 92 hari. Mudah-mudahan akhir tahun 2026 semua titik KDKMP di Purworejo sudah selesai dan dapat beroperasi maksimal,” tambahnya.
Kapten Noor Cholik juga menegaskan, sesuai arahan Presiden, keberadaan KDKMP diharapkan mampu menjadi pusat ekonomi kerakyatan yang terhubung dengan berbagai program masyarakat, termasuk mendukung kebutuhan pangan dan pertanian.
Menurutnya, jenis usaha yang dikembangkan di setiap KDKMP harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
“Kalau masyarakat membutuhkan pupuk, maka pupuk diperbanyak. Begitu juga alat pendukung pertanian seperti pestisida dan kebutuhan lain harus tersedia di koperasi ini,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo, H. Suranto, yang hadir mewakili Bupati Purworejo, menyampaikan bahwa peluncuran KDKMP merupakan langkah strategis dalam memperkuat perekonomian desa dan kelurahan.
“Kami hadir mewakili Bupati Purworejo dalam launching KDKMP seluruh Indonesia yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Di Jawa Tengah ada 531 titik, dan 52 di antaranya berada di Kabupaten Purworejo,” katanya.
Ia menjelaskan, saat ini percepatan pembangunan KDKMP di Purworejo terus dilakukan di 259 titik. Dari jumlah tersebut, sebanyak 106 titik telah selesai 100 persen, sementara 153 titik lainnya masih dalam proses pembangunan.
“Masyarakat sangat antusias terhadap pembangunan KDKMP ini. Harapan kami, koperasi ini nantinya menjadi motor penggerak peningkatan ekonomi di desa maupun kelurahan,” ungkapnya.
Suranto juga mengingatkan para pegawai dan pengelola KDKMP agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan sesuai regulasi yang berlaku.
“Jangan sampai ada penyimpangan, karena koperasi ini dibangun sebagai soko guru perekonomian masyarakat. KDKMP dibiayai pemerintah dan akan diangsur selama enam tahun. Karena itu, koperasi harus benar-benar berjalan baik agar mampu mendukung roda perekonomian masyarakat,” tegasnya.
Dengan hadirnya KDKMP, pemerintah berharap masyarakat desa dapat memperoleh akses kebutuhan pokok, sarana pertanian, hingga layanan ekonomi dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi daerah. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







