PURWOREJO, purworejo24.com – Sektor usaha mikro di Kabupaten Purworejo mendapat dorongan baru melalui peluncuran program ZMart dari BAZNAS, Selasa (28/4/2026).
Program ini diresmikan secara simbolis oleh Sekda Purworejo Suranto, S.T., bersama Deputi II BAZNAS RI Dr. H. M. Imdadun Rahmat, di Toko Bayu ZMart, Banyuurip.
Sebanyak 40 pemilik warung kelontong terpilih sebagai penerima manfaat, masing-masing memperoleh bantuan Rp8 juta.
Total anggaran mencapai Rp320 juta, hasil kolaborasi BAZNAS RI dan BAZNAS Purworejo.
Deputi II BAZNAS RI, Imdadun Rahmat, menegaskan ZMart dirancang untuk meningkatkan daya saing warung tradisional melalui penambahan stok, perbaikan tampilan toko, serta pendampingan manajemen sederhana.
“Kunci Purworejo terpilih ada pada semangat kolaborasi daerah,” ujarnya.
Secara nasional, program ZMart telah menjangkau lebih dari 5.500 unit di 34 provinsi. Di Jawa Tengah, tercatat 720 unit tersebar di 24 kabupaten/kota.
Sekda Suranto menyebut program ini selaras dengan visi Purworejo Berseri, khususnya dalam memperkuat ekonomi berbasis masyarakat.
“Kami berharap ZMart menjadi pengungkit kemandirian ekonomi warga,” katanya.
Ketua BAZNAS Purworejo, K.H. Achmad Hamid, menambahkan bahwa pengelolaan zakat kini difokuskan pada pemberdayaan produktif.
“Setengah penyaluran diarahkan untuk usaha agar masyarakat bisa naik kelas,” tegasnya.
Selain peluncuran ZMart, BAZNAS juga menyalurkan bantuan sosial lain seperti RTLH, paket sembako, dan kursi roda bagi warga membutuhkan. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








