Kecelakaan

Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur di Desa Dlangu

92
×

Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur di Desa Dlangu

Sebarkan artikel ini
Lokasi sumur
Lokasi sumur

BUTUH, purworejo24.com – Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di dalam sumur yang berada di samping rumahnya di Desa Dlangu, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, ada Senin (9/2/2026) pagi.

Korban diduga meninggal akibat tenggelam.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.30 WIB. Setelah menerima laporan dari warga, Kapolsek Butuh bersama anggota SPKT, Unit Reskrim, Tim Inafis Polres Purworejo, serta petugas medis dari Puskesmas Butuh segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

Korban diketahui berinisial S.H. (63), warga Dusun Krajan, Desa Dlangu, Kecamatan Butuh. Saat ditemukan, korban berada di dalam sumur yang terletak di samping rumah tempat tinggalnya.

Kapolsek Butuh AKP Irfan Sofar, S.M. membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, korban pertama kali dicurigai tidak berada di dalam rumah oleh istrinya.

Setelah dilakukan pencarian di sekitar rumah dan lingkungan sekitar, korban akhirnya ditemukan di dalam sumur.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Butuh untuk ditindaklanjuti,” jelas AKP Irfan.

Petugas gabungan bersama tim pemadam kebakaran Kabupaten Purworejo selanjutnya melakukan proses evakuasi terhadap korban.

Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, korban telah dalam kondisi meninggal dunia dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban.

Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, jenazah korban dibawa ke RSUD Tjitrowardojo Purworejo guna memastikan penyebab kematian secara medis.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata sejumlah saksi, serta mengamankan barang-barang yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Kesimpulan sementara, korban meninggal dunia akibat tenggelam. Namun demikian, kami tetap melaksanakan prosedur penyelidikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambah AKP Irfan.

Pihak keluarga korban telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak akan menuntut pihak manapun. Kepolisian juga telah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat terkait penanganan lanjutan pascakejadian. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.