Info Jalan

LSM SMS Soroti Pengaturan Lalu Lintas Purworejo Expo

79
×

LSM SMS Soroti Pengaturan Lalu Lintas Purworejo Expo

Sebarkan artikel ini
Gunungan Alun alun
Gunungan Alun alun

PURWOREJO, purworejo24.com – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Surya Mentari Semesta (SMS) Purworejo, Arbaah Mintaraga, menyoroti pelaksanaan pengaturan lalu lintas pada kegiatan Purworejo Expo yang merupakan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Purworejo.

Expo tersebut digelar di Jalan RAA Tjokronegoro dengan menutup sebagian akses ruas jalan.

Arbaah menyampaikan, penutupan jalan tersebut perlu mendapatkan perhatian serius dari pihak penanggung jawab, khususnya terkait pengaturan lalu lintas di simpang empat Tugu Gunungan Wayang sisi timur.

Menurutnya, kendaraan bermotor dari arah timur yang hendak menuju ke arah utara seharusnya tetap diarahkan mengikuti rambu lalu lintas yang berlaku, yakni memutari bundaran tugu.

Di lokasi tersebut sudah jelas terpasang rambu wajib mengikuti arah yang ditentukan pada bundaran. Hal ini sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2014,” ujar Arbaah, pada Senin (16/2/2026).

Namun dalam pelaksanaannya, Arbaah menilai terjadi penyimpangan. Selama berlangsungnya Purworejo Expo, akses jalan yang seharusnya digunakan kendaraan untuk mengikuti rambu di bundaran justru dipenuhi oleh kendaraan parkir, terutama kendaraan roda empat.

Ia mencatat, pada Sabtu (14/2/2026) ditemukan kendaraan roda empat dengan nomor polisi plat merah AA 1137 XC yang terparkir di tengah badan jalan pada pagi hari, serta AA 8014 XC pada siang hari di lokasi yang sama.

Kondisi tersebut dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

Ini menjadi tanda tanya besar terkait keseriusan persiapan panitia expo, sekaligus menjadi contoh yang kurang baik, terlebih jika dilakukan oleh kendaraan berpelat merah yang seharusnya memberi teladan kepatuhan terhadap aturan,” tegasnya.

Arbaah menambahkan, setiap pelaksanaan kegiatan berskala besar semestinya direncanakan secara matang dengan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku, agar tidak merugikan masyarakat pengguna jalan.

Sejatinya, sebuah event publik harus dapat berjalan tanpa ekses negatif, serta mampu memberikan contoh kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Itu yang sangat diharapkan oleh masyarakat,” pungkasnya. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.