Lingkungan Hidup

Kera Liar Resahkan Warga Desa Karangsari, Kades Minta Ada Penanganan Serius

450
×

Kera Liar Resahkan Warga Desa Karangsari, Kades Minta Ada Penanganan Serius

Sebarkan artikel ini
Sejumlah kera tampak di wilayah desa Karangsari
Sejumlah kera tampak di wilayah desa Karangsari

PURWODADI, purworejo24.com – Keberadaan kera liar di wilayah Desa Karangsari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, mulai meresahkan warga.

Sedikitnya enam ekor kera dilaporkan masih kerap berkeliaran di permukiman dan lahan pertanian warga, sehingga mengganggu kenyamanan serta menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan masyarakat, terutama anak-anak.

Kepala Desa Karangsari, Sulasno, mengatakan bahwa kemunculan kera-kera tersebut sudah terjadi sejak tahun 2023. Ia menduga hewan-hewan tersebut berasal dari kawasan hutan di wilayah Bagelen yang habitat alaminya mulai terganggu.

Saat ini ada sekitar enam ekor kera yang sering masuk ke wilayah desa. Kemungkinan besar berasal dari hutan wilayah Bagelen. Sejak tahun 2023 mulai sering terlihat, diduga karena adanya aktivitas proyek galian tanah di sana,” ujar Sulasno, pada Kamis (29/1/2026).

Menurutnya, keberadaan kera liar tersebut tidak hanya merusak tanaman milik warga, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat.

Kera-kera tersebut kerap turun ke jalan dan area permukiman, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan maupun serangan, terutama terhadap anak-anak.

Tanaman warga sering rusak, dan yang paling dikhawatirkan adalah keselamatan anak-anak. Kera-kera itu sering berada di jalan dan dekat rumah warga,” jelasnya.

Pemerintah desa, lanjut Sulasno, telah berupaya melaporkan kondisi tersebut kepada pihak terkait. Namun hingga saat ini belum ada penanganan yang konkret.

Kami sudah melaporkan ke Damkar tingkat kecamatan, tetapi sampai sekarang belum ada tindakan lanjutan,” ungkapnya.

Atas kondisi tersebut, Pemerintah Desa Karangsari berharap adanya perhatian serius dari instansi terkait, seperti pemerintah daerah atau pihak berwenang lainnya, untuk segera melakukan penanganan. Salah satu solusi yang diharapkan adalah relokasi kera ke habitat yang lebih aman dan sesuai, agar tidak lagi mengganggu warga.

“Kami berharap kera-kera tersebut bisa dipindahkan dari wilayah desa, sehingga warga bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” pungkas Sulasno. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.