Seni Budaya

Sanggar Tari Prigel Gelar Pergelaran dan Evaluasi Tari 2025, Angkat Tema Kesadaran dan Kebijaksanaan

32
×

Sanggar Tari Prigel Gelar Pergelaran dan Evaluasi Tari 2025, Angkat Tema Kesadaran dan Kebijaksanaan

Sebarkan artikel ini
Foto bersama
Foto bersama

PURWOREJO, purworejo24.com – Sanggar Tari Prigel kembali menggelar Pergelaran dan Evaluasi Tari 2025 pada Rabu (17/12/2025) di Ganeca Convention Hall Lantai 2, Purworejo.

Kegiatan tahunan ini diikuti oleh 290 siswa dari total 300 peserta aktif sanggar, yang terbagi dalam 36 kelompok dengan 17 jenis tarian.

Beragam karya tari ditampilkan dalam pergelaran tersebut, mulai dari tari klasik, tari kreasi baru, hingga tari rakyat. Peserta berasal dari berbagai jenjang usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa.

Khusus untuk kategori tari rakyat, Sanggar Tari Prigel menetapkan Tari Dolalak Bocah sebagai materi wajib dalam pembelajaran sanggar.

Ketua Sanggar Tari Prigel, Melania Sinaring Putri, menjelaskan bahwa pergelaran tahun ini mengusung tema Raga Winangun, Jagad Winasis, yang merefleksikan proses pembentukan kesadaran dan kebijaksanaan manusia melalui pengolahan raga dalam seni tari.

Seni tari kami pahami sebagai sarana mengolah kesadaran. Ketika raga dibangun dengan disiplin, maka akan lahir kebijaksanaan serta rasa hormat terhadap alam semesta,” ungkap Melania.

Ia menambahkan, tema tersebut relevan dengan kondisi saat ini, di mana berbagai bencana alam kerap terjadi sebagai dampak dari kurangnya kesadaran manusia dalam memperlakukan lingkungan.

Melalui pergelaran ini, Sanggar Tari Prigel juga ingin menyampaikan pesan empati dan bela rasa terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana alam, khususnya di wilayah Sumatera dan daerah lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Agung Yudhie, memberikan apresiasi atas konsistensi Sanggar Tari Prigel dalam membina generasi muda melalui seni dan budaya.

Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Sanggar Tari Prigel telah memberikan ruang yang positif bagi anak-anak untuk berkembang, tidak hanya dari sisi artistik, tetapi juga dalam pembentukan karakter,” ujarnya.

Agung Yudhie berharap kegiatan pergelaran dan evaluasi tari seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin berkembang, sehingga mampu mendorong lahirnya generasi muda Purworejo yang kreatif, berbudaya, serta berkarakter kuat.

Pergelaran dan Evaluasi Tari 2025 ini tidak hanya menjadi ajang pentas seni, tetapi juga sebagai ruang evaluasi pembelajaran sepanjang tahun, sekaligus wadah kreatif untuk menampilkan potensi dan bakat-bakat muda di bidang seni tari. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.