Hukum

Ditemukan Unsur Pidana, Pengrusakan Aset Desa Sawangan Oleh Warga Naik Penyidikan

239
×

Ditemukan Unsur Pidana, Pengrusakan Aset Desa Sawangan Oleh Warga Naik Penyidikan

Sebarkan artikel ini
Kasatreskrim Polres Purworejo AKP Catur Yudo Praseno
Kasatreskrim Polres Purworejo AKP Catur Yudo Praseno

PURWOREJO, purworejo24.com- Kasus pengrusakan aset Desa Sawangan Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo Jawa Tengah kini naik status menjadi tingkat penyidikan setelah aparat kepolisian melakukan gelar perkara.

Hal itu diungkapkan Kasatreskrim Polres Purworejo AKP Catur Yudo Praseno kepada sejumlah media pada Sabtu (2/8/2025).

AKP Catur Yudo Praseno menyebut, kasus pengrusakan aset milik Desa Sawangan ditemukan unsur pidana. Pihaknya kini tengah melakukan pendalaman kasus guna menentukan tersangka dalam kasus tersebut.

“Kasus sawangan sudah saya naikkan ke penyidikan. Dari hasil gelar perkara ditemukan unsur pidana berdasarkan bukti permulaan yang cukup,” kata Kasatreskrim Polres Purworejo ini.

AKP Catur menambahkan, pihaknya akan segera melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan siapa tersangka dalam kasus tersebut. Pasalnya, sejumlah aset desa dirusak oleh warga saat audiensi beberapa waktu yang lalu.

Secepatnya akan kita lakukan gelar perkara untuk menetapkan siapa tersangkanya,” kata AKP Catur.

Diberitakan sebelumnya, sekitar 20 orang menggelar aksi audiensi di Balai Desa Sawangan, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, pada Rabu (5/3/2025).

Aksi tersebut mendapat pengamanan dari jajaran Polsek Pituruh untuk memastikan situasi tetap kondusif. Wakapolsek Pituruh, yang turut memantau jalannya aksi, bersama anggota Koramil dan Camat Pituruh hadir untuk menjaga keamanan selama audiensi berlangsung.

Mereka menuntut transparansi dari pemerintah desa terkait pengelolaan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta beberapa kegiatan desa yang diduga kurang terbuka.

Dalam forum tersebut, pemerintah desa telah memberikan penjelasan melalui Laporan Pertanggungjawaban Desa. Namun, beberapa warga tetap merasa tidak puas dengan penjelasan yang disampaikan.

Ketidakpuasan warga memuncak saat sebagian peserta audiensi melakukan orasi di tengah pertemuan. Situasi mulai tidak kondusif ketika beberapa warga diduga melakukan pengrusakan fasilitas desa.

Aparat keamanan yang berada di lokasi segera bertindak untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Meski situasi sempat memanas, aksi tersebut akhirnya berakhir pada pukul 15.00 WIB. (P24-bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.