
GEBANG, purworejo24.com – Pimpinan Kabupaten Purworejo Jami’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh (JPPPM), menggelar pengukuhan dan pelantikan Pimpinan Kecamatan Jami’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh (JPPPM) se Kabupaten Purworejo, masa khidmah 2023 – 2028, di Gedung TQN An Nawawi, Desa Gintungan, Kecamatan Gebang, Purworejo, Jawa Tengah, pada Senin (9//10/2023).
Ada delapan kecamatan yang telah terbentuk secara kepengurusan dan dilakukan pelantikan yang dikemas dalam kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Hadir secara langsung melantik Pimpinan Kecamatan dan memberikan pengajian (mauidhoh hasanah), yakni Pimpinan Kabupaten Purworejo Jami’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh (JPPPM), Nyai Hj. Siti Khuzaimah, S.Pd.I.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Ketua Tanfidiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Purworejo, H. Farid Solihin, perwakilan GP Ansor Kabupaten Purworejo, perwakilan Badan Kesbangpol Purworejo, sejumlah Kyai dan Gus, para Ibu Nyai Pengasuh Pesantren dan Muballighoh se Kabupaten Purworejo.
Nyai Hj. Siti Khuzaimah, didampingi Sekretaris JPPPM Kabupaten Purworejo, Nyai Rr. Nurul Komariyah, S. Sos, MAP, menyebut, sesuai dengan Surat Keputusan Pimpinan Kabupaten Purworejo Jami’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh (JPPPM), dengan Nomor : 02/A/JPPPM.PimKab/X/2023, ada delapan kecamatan yang dilantik dalam kegiatan itu.
Kedelapan Kecamatan itu diantaranya JPPPM Kecamatan Bayan dipimpin oleh Ny. Hj. Siti Muntaqobatuz Zahro, Kecamatan Butuh dipimpin oleh Ny. Hj. Maghfiroh, Kecamatan Kutoarjo dipimpin oleh Ny. Hj. Tasrifah, Kecamatan Kemiri dipimpin oleh Ny. Muamilah, Kecamatan Loano dipimpin oleh Ny. Durrotul Qolbiyah, Kecamatan Gebang dipimpin oleh Ny. Qisthi Rofi’ah, S. H.I, Kecamatan Bener dipimpin oleh Ny. Nur Fadhilah, dan Kecamatan Bruno dipimpin oleh Ny. Siti Mamnu’ah.
“Kegiatan hari ini merupakan program kerja dari JPPPM Kabupaten Purworejo. Untuk itu salah satu programnya adalah membentuk pimpinan kecamatan. Alhamdulillah sore hari ini sudah terbentuk delapan kecamatan, kemudian bisa dilantik hari ini juga. Mudah- mudahan dengan pelantikan sore hari ini kedepanya Ibu Yyai itu bisa tambah eksis, JPPPM bisa semakin berkibar dan gaung namanya di Kabupaten Purworejo,” kata Nyai Hj. Siti Khuzaimah, saat ditemui usai kegiatan.
Saat ini dari 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Purworejo, baru ada 8 kecamatan yang telah terbentuk kepengurusan dan telah dilantik. Untuk 8 kecamatan yang lain rencananya akan dilakukan pelantikan pada bulan April 2024 mendatang, dibarengkan dengan kegiatan seminar JPPPM.
“Jadi kita dengan wadah JPPPM ini, nanti bisa bersilaturohim, bersinergi, berkolaborasi, itu akan menjadikan JPPPM atau wanita- wanita muballighoh ini bisa maksimal berdaya guna untuk semuanya,” ujarnya.
JPPPM dibentuk pada 28 jumadil awal 1436 H namun berdiri secara resmi pada 30 Agustus 2016 lalu, dengan ketua umumnya Hj Hannik Maftukhah Afif dari Pondok Pesantren Sirojurrokhim Temanggung, Jawa Tengah.
JPPPM yang bergerak dibidang sosial keagamaan, pendidikan, pemberdayaan perempuan, sosial bidaya dan ekonomi ini tidak hanya terbentuk secara nasional di Indonesia, namun juga telah terbentuk di sejumlah negara lain, seperti di Kairo, Mesir, Belanda, Amerika, Yaman, Malaysia, Kanada, Jerman, Autralia, Al jazair, dan Inggris.
“JPPPM bersifat independent atau tidak berafilisi pada partai politik manapun,” tegasnya.
Usai dilakukan pelantikan pimpinan kecamatan, Pimpinan Kabupaten Purworejo JPPPM akan menggelar pertemuan rutin tiga bulan sekali (Triwulan). Kegiatan itu merupakan program dari JPPPM Nusantara.
“Jadi nanti kita tiap tiga bulan sekali akan ada pertemuan, di kabupaten- kabupaten lain juga melaksanakan pertemuan triwulan itu, dan ini yang sudah kita agendakan perkecamatan dan insyaallah sudah ada yang pertama nanti adalah pertemuan di Kecamatan Butuh, setelah dilakukan pelantikan di sore hari ini,” jelasnya.
Dirinya berharap kedepan Ibu Nyai- ibu Nyai yang tergabung dalam wadah JPPPM bisa lebih berdaya guna lagi sesuai dengan tujuan dan harapan dari dibentuknya JPPPM.
“Alhamdulillah tahun ini dengan dukungan semuanya baik dari ibu- ibu Nyai yang tergabung dalam JPPPM maupun Nawaning, yaitu ibu Nyai yang muda- muda, sudah bersama kita, sehingga acara- acara bisa berjalan dengan lancar, kemudian dari segala bidang itu juga sudah ada termasuk IT,” pungkasnya. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








