KALIGESING, purworejo24.com – Desa Somongari, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, telah dicanangkan sebagai Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama oleh Kementrian Agama (Kemenag) Propinsi Jawa Tengah.
Pencanangan dilakukan dengan ditandai penanda tanganan prasasti dan penanaman dua pohon oleh Kepala kantor wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Musta’in, bersama Wakil Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, di balai desa Somongari, pada Jumat 16 Desember 2022.
Desa Somongari menjadi desa ketiga setelah Desa Kemanukan, Kecamatan Bagelen di tahun 2018, dan Desa Rendeng, Kecamatan Gebang di tahun 2021 lalu yang dicanangkan menjadi Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama.
Dipilihnya Desa Somongari sebagai Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama didasari oleh keberagaman akan budaya yang terdiri dari beberapa etnis dan agama namun bisa hidup dengan rukun. Di sana terdapat sejumlah agama yang berbeda yaitu Islam, Kristen, dan Islam kejawen.
Pencanangan Desa Somongari sebagai Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama itu juga dibarengkan dengan pengukuhan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Bagelen, Kaligesing dan Gebang. Pengukuhan pengurus FKUB dilakukan oleh Wakil Bupati Purworejo, Yuli Hastuti.
Selain Kepala kantor wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Musta’in, Wakil Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, kegiatan itu juga dihadiri oleh pengurus FKUB Kabupaten Purworejo, Kepala Kesbangpol Purworejo, Kemenag Kabupaten Purworejo, Forkompincam Kaligesing, Bagelen dan Gebang serta sejumlah kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh keagamaan dan warga masyarakat Desa Somongari.
Dalam kesempatan itu pula, Wakil Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, menyerahkan santunan kepada sejumlah warga kurang mampu di Desa Somongari.
Ketua FKUB Kabupaten Purworejo, yang juga sebagai ketua panitia kegiatan, KH Habib Sholeh, mengatakan, kegiatan itu sudah diagendakan oleh FKUB Kabupaten Purworejo, yaitu minimal 1 tahun harus ada pencanangan desa sadar kerukunan.
“Alhamdulillah sudah ada 3 desa yang dicanangkan yaitu di tahun 2018 ada Desa Kemanukan Kecamatan Bagelen, di tahun 2021 ada di Desa Rendeng Kecamatan Gebang dan hari ini di tahun 2022 dilakukan pencanangan Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama di Desa Sumongari, Kecamatan Kaligesing,” ungkapnya.
Selain dilakukan penandatangan prasasi dan penanaman pohon, lanjutnya, untuk mengisi kegiatan itu juga dilakukan ziarah ke tempat kelahiran pahlawan nasional yang juga sebagai komponis lagu Indonesia Raya, yaitu WR Supratman yang ada di Desa Somongari. Ziarah itu diikuti oleh anggota FKUB lintas agama baik dari Islam, Katolik, Hindu, Budha, Konghucu dengan diisi kegiatan tabur bunga dan doa bersama.
“Terkait dengan FKUB, bahwa FKUB itu minimal ada empat pokok tugas, yang pertama berdialog kepada tokoh agama, lalu kepada organisasi kemasyarakatan, terus menampung aspirasi, dan menindak lanjuti aspirasi, atau boleh memberikan rekomendasi sebagai bahan pertimbangan kepada Bupati serta memberikan rekomendasi kepada tempat- tempat ibadah melalui FKUB atau Kementrian Agama.
Namun untuk FKUB itu yang paling pokok yaitu menjaga, merawat kerukunan agama di tingkat kecamatan, dialog juga di tingkat kecamatan dan yang paling penting dengan adanya FKUB kita harus merawat jangan sampai ada radikalisme, terorisme, dan lain-lain di akar rumput, itulah harapan kami yang selalu berhadapan dengan masyarakat,” jelasnya.
Disampaikan, karena keterbatasan anggaran, FKUB Kabupaten Purworejo masih bisa membentuk kepengurusan FKUB tingkat kecamatan di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Kaligesing, Kecamatan Bagelen dan Kecamatan Kecamatan Gebang.
“Alhamdulillah pengurus sudah terbentuk semua dan tadi sudah dikukuhkan oleh Wakil Bupati,” katanya.
Untuk Desa Somongari, lanjutnya, telah banyak kajian yang dilakukan oleh FKUB Kabupaten Purworejo, sehingga bisa memilih dan menetapkan Desa Somongari sebagai desa Sadar Kerukunan Umat Beragama, diantaranya Desa Sumongari memiliki kultur budaya yang luar biasa, agamanya juga beragam, dan yang tidak kalah penting di Sumongari tidak pernah ada konflik.
“Desa Sumongari adalah desa wisata nomor 1 se-Kabupaten Purworejo dan sebagai harapan 3 di tingkat Jawa Tengah. Dan yang tidak kalah penting kecuali desa wisata adalah nilai-nilai budaya lokal yang masih ada itu masih terawat. Kadang- kadang ada yang lain tapi budaya lokal di sini masih terawat, seperti Jolenan, dan lain-lain,” terangnya.
Dirinya berharap ke depan setelah pengukuhan ada pembinaan yang sifatnya berkala dari tiga kecamatan yang sudah ada kepengurusan FKUB-nya, dan untuk 13 kecamatan lain yang belum terbentuk, masih perlu atau akan disentuh dan dibentuk di tahun 2023 mendatang.
“Semoga nanti bisa terbentuk semua FKUB tingkat kecamatan, syukur nanti bisa membentuk FKUB tingkat desa. Sehingga harapan kami betul- betul bisa jalan, kerukunan yang sudah ada ini bisa dirawat, dijaga agar tidak ada konflik apapun. Karena tanpa kerukunan kesejahteraan tidak akan mungkin terwujud,” harapnya.
Kasi Kesejahteraan Desa Sumongari, Kusyono, bersama Kades Sumongari, Subagyo, merasa senang dan mengapresiasi serta berterima kasih kepada FKUB dan Kemenag, yang telah mencanangkan Desa Sumongari sebagai desa Sadar Kerukunan Umat Beragama.
“Desa Somongari banyak keberagaman masyarakat terutama dalam hal keyakinan, ada agama Islam, Kristen, ada Islam kejawen, dan keberagaman budaya. Desa Somongari saat ini juga punya aset budaya nasional yaitu tradisi Jolenan, pentas budaya untuk dan alhamdulillah Desa Somongari berhasil menjadi juara harapan 3 sebagai desa wisata tingkat Jawa Tengah,” ungkapnya.
Dengan adanya keberagaman masyarakat dan budaya, lanjutnya, secara kemasyarakatan warga Desa Somongari bisa hidup secara berdampingan sesuai keyakinan masing-masing dan tidak saling menyalahkan serta hidup secara damai dan rukun.
“Untuk ke depanya dalam penerapan kehidupan sehari- hari semoga bisa lebih saling menghormati, bertoleransi, dan bahkan kita sudah bisa bekerjasama dalam satu kegiatan yang sifatnya keagamaan. Intinya kami bangga dan terima kasih telah dicanangkan sebagai desa Sadar Kerukunan Umat Beragama,” pungkasnya.(P24/Wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








