Ikut Sayembara Sri Mulyani dengan Gelar Operasi Pasar, Pemkab Purworejo Berharap Dapat Dana Insentif 10 Miliar

oleh -
Bagian Perekonomian Sekda Purworejo mengadakan pasar murah untuk menekan inflasi di Purworejo
Bagian Perekonomian Sekda Purworejo mengadakan pasar murah untuk menekan inflasi di Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Beberapa waktu yang lalu, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengadakan sayembara untuk pemerintah daerah yang bisa menangani inflasi di daerahnya akan diberikan insentif.Menanggapi hal tersebut Pemkab melalui bagian perekonomian sekda Purworejo mengadakan pasar murah untuk menekan inflasi di daerahnya.

Yunita Dewi Ongqowati, bagian perekonomian Sekda Kabupaten Purworejo mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo menggelar operasi pasar untuk menekan inflasi terhadap bahan pokok.

“Ini merupakan kegiatan operasi pasar dalam rangka menekan inflasi, dalam 4 bulan terakhir inflasi secara nasional kan naiknya tinggi, otomatis yang daerah juga ikut naik,” katanya saat ditemui di sela-sela operasi pasar pada Jumat, 16 September 2022.

Pihaknya menggelar operasi pasar serta pembagian paket buah dan sayur gratis di halaman Gedung Dekranasda Jalan Mayjen Sutoyo.

Yunita menyebut, di Kabupaten Purworejo sendiri harga kebutuhan ketahanan pangan sendirian mulai merangkak naik setelah adanya kenaikan harga BBM. Ia menambahkan inflasi di Kabupaten Purworejo pada pendataan terakhir bulan agustus mencapai 4,5 persen.

“Beberapa kebutuhan pokok masyarakat terjadi kenaikan yang cukup tinggi,” katanya.

Kabid Pangan DKPP Tri Astuti Handayani menjelaskan, berbagai macam komoditas yang dijual pada operasi pasar kali ini. Beberapa produk diantaranya yakni gula pasir, telur, beras, cabai merah, dan cabai keriting. Harga-harga bahan pokok tersebut dijual murah di bawah harga pasaran saat ini. Telur dijual seharga Rp 23 ribu/kg, gula pasir Rp 12.500/kg, beras Rp 8.600/kg dan cabai Rp 10.000/ bungkus.

Tidak hanya menjual dengan harga murah, bahkan dalam operasi pasar ini juga memberikan secara gratis beberapa jenis sayuran.

“Kita mengambil produk langsung dari peternak dan petani yang ada di Purworejo langsung, sehingga kita bisa ikut intervensi langsung terhadap harganya,” katanya.

Diketahui Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah pusat akan memberikan hadiah sebesar Rp10 miliar kepada pemerintah daerah (Pemda) yang berhasil menurunkan inflasi di bawah level nasional. Dana itu akan diberikan pemerintah pusat melalui skema Dana Insentif Daerah (DID). (P24-bayu)