Pemerintahan

Gelorakan Semangat Mondok di Bumi Pertiwi Indonesia, Ponpes Al Iman Bulus Bentuk IKMA Disejumlah Daerah

137
×

Gelorakan Semangat Mondok di Bumi Pertiwi Indonesia, Ponpes Al Iman Bulus Bentuk IKMA Disejumlah Daerah

Sebarkan artikel ini
Pelantikan IKMA Kutoarjo

KUTOARJO, purworejo24.com – Pengurus Daerah Ikatan Keluarga Mutakharrijin (IKMA) Pondok Pesantren Al Iman Bulus untuk Kecamatan Kutoarjo, resmi dilantik dan dikukuhkan.

Pelantikan IKMA Kutoarjo dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan santunan anak yatim piatu dari Yayasan Bina Insan Al Mubarok Desa Wirun, di halaman Masjid Al Mubarok Desa Wirun, Minggu 21 Agustus 2022.

Christian Prasetiyo, alumni asal Desa Kebondalem Kecamatan Kutoarjo, didaulat sebagai ketua IKMA Kutoarjo. Adapun sekretaris dijabat oleh Samsul Munif (Purwosari) dan bendahara dijabat oleh Zaenuddin (Purwosari).

Sementara itu Imam Masjid Al Mubarok, K. Thoha Mahasin, didaulat sebagai Penasihat dan Sesepuh organisasi bersama K. Abdul Hakim, K. Miftaroh dan K. Saiful Anam.

Berkesempatan hadir dan melantik secara langsung,  pembina IKMA Pusat, Habib Faqih Muqoddam Ba’abud putra Pengasuh  Pesantren Al-Iman Bulus, bersama ketua IKMA Pusat, KH Muhammad Arwani, yang membacakan SK pengurus yang dilantik.

Kegiatan itu juga diisi pembacaan tahlil dan pengajian akbar oleh Habib Faqih Muqoddam Ba’abud.

Pembina IKMA Pusat, Habib Faqih Muqoddam Ba’abud, saat ditemui usai kegiatan mengatakan, Ikatan Keluarga Mutakharrijin (IKMA) adalah organisasi yaitu wadah jamiyah untuk para santri dan alumni Pondok Pesantren Al Iman Bulus, yang berada di Desa Bulus, Kecamatan Gebang.

“Tujuannya adalah untuk mempererat ukhuwah, agar saling mengenal, agar kompak jamiyah organisasi, dan persatuan lintas generasi,” kata Habib Faqih.

Habib berharap tidak hanya di Kutoarjo tetapi di seluruh nusantara ada organisasi IKMA, yang pada akhirnya bisa memiliki basis-basis alumni Pondok Pesantren Al Iman Bulus, yaitu dengan segera membuat wadah bernama IKMA.

“Tidak lama lagi nanti Insya Allah Lampung sudah terkonfirmasi, mungkin ba’da Mulud ini lah akan dilaksanakan pelantikan. Terjauh untuk saat ini IKMA Jambi dan Palembang sudah kita lantik, Jabodetabek juga sudah.

Untuk Kabupaten Purworejo sendiri sudah 98 persen, kemudian Kebumen dibagi tiga, ada Kebumen timur, Kebumen tengah dan Kebumen barat, lalu Magelang sementara ini baru satu, Wonosobo baru dua, yaitu Wonosobo selatan dan Wonosobo tengah, insyaallah utara segera menyusul, DIY baru hampir,” ungkapnya.

Menurutnya, IKMA  yang baru dibentuk belum sampai usia 5 tahun itu sudah memiliki progres yang luar biasa. IKMA yang telah berjalan sekitar dua tahun sudah terbentuk di beberapa kabupaten dan propinsi.

“Harapan kita ini menjadi semangat baru untuk alumni- alumni yang lain agar tergerak, sehingga membuat jamiyah-jamiyah khidmah itu di daerah masing- masing,” harapnya.

Disampaikan, belum ada kegiatan bagus yang dilaksanakan oleh IKMA selama ini, namun IKMA pusat melihat saat ini ada empat khidmah yang sudah melaksanakan kegiatan rutinan diantaranya dengan mengisi pengajian kitab kitab kuning diantaranya di IKMA Gebang, IKMA Butuh, IKMA Kebumen timur dan IKMA Kebumen barat.

“Kabarnya di Jabodetabek juga pengajian kitab, tapi untuk kegiatan bakunya ya tidak lain untuk ukhuwah, tidak ada kegiatan lain yang sifatnya harus begini harus begitu, mungkin tahlil atau sebatas kirim Al Fatekhah kepada leluhur para ulama dan lainya,” ujarnya.

Dirinya berharap, ke depan khidmah IKMA bisa menjadi jembatan antara pondok pesantren dengan masyarakat pada umumnya, sehingga semangat antusiasme untuk mondok bisa semakin menggelora di bumi pertiwi Indonesia.

“Kemanfaatan pesantren harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat awam, itu peran khidmah sangat kita harapkan. Karena khidmah adalah alumni santri yang sudah mukim di masyarakat, sehingga interaksi dengan masyarakat lebih inten,” jelasnya.

Ketua IKMA Kutoarjo, Christian Prasetyo, yang merupakan alumni Pondok Pesantren Al Iman Bulus tahun 2005-2006, mengatakan, IKMA merupakan organisasi yang masih baru dan masih bersifat untuk wasilah-wasilah khidmah bagi para alumni untuk tetap sambung antara alumni dengan Pondok Pesantren.

“Tentunya harapan kita tidak banyak karena dalam tubuh alumni tidak lain adalah wasilah khidmah itu untuk keberkahan dalam menjalani kehidupan,” katanya.

Sesuai dengan himbauan IKMA pusat, IKMA Kutoarjo belum akan melaksanakan program- program namun yang terpenting adalah mengumpulkan para alumni yang ada didaerah utamanya di wilayah Kecamatan Kutoarjo.

“Harapannya untuk para alumni khususnya di Kecamatan Kutoarjo ini dapat bergabung dan bersama-sama kita mengagungkan IKMA di Kutoarjo untuk wasilah khidmah bersama, tentunya dalam hal ini karena sudah intruksi untuk wadah kita bersama berkhidma kepada pondok pesantren yaitu Pondok Pesantren Al Iman Bulus,” harapnya.(P24/Wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.