Hari Ini Purworejo Creative Festival Dibuka, Libatkan Puluhan UMKM dan Ratusan Seniman
Sebarkan artikel ini
Pembukaan PCF oleh Bupati dengan ditandai pemotongan tumpeng dan pemukulan gejuk lesung yang dilakukan secara bersama-sama dengan Forkompinda dan panitia
PURWOREJO, purworejo24.com – Bupati Purworejo, Jawa Tengah, Agus Bastian, secara resmi membuka kegiatan Purworejo Creatif Festival (PCF), di alun- alun sebelah utara atau depan Pendopo Kabupaten Purworejo, pada Jumat 15 Juli 2022.
PCF dilaksanakan diawali dengan pelaksanaan upacara bersama Peringatan Hari Koperasi ke-57 di alun-alun besar Purworejo. Usai upacara Bupati didampingi Sekda Purworejo, Said Ramadhan bersama Forkompinda berjalan kaki dengan diiringi penari barongan Mahesya Suro dari Sembir Desa Bugel Kecamatan Bagelen, menuju lokasi pembukaan acara PCF.
Sesampainya di lokasi, PCF dibuka oleh Bupati dengan ditandai pemotongan tumpeng dan pemukulan gejuk lesung yang dilakukan secara bersama-sama dengan Forkompinda dan panitia serta pemberian cenderamata kepada Bupati.
Usai melakukan pembukaan, Bupati Purworejo bersama Forkompinda melakukan kunjungan di setiap stand pameran UMKM kreatif dan aneka kuliner dari perwakilan UMKM tiap Kecamatan.
Event PCF yang merupakan kolaborasi dari 4 Dinas di Purworejo itu dilaksanakan dengan tujuan sebagai kepedulian terhadap perkembangan seni kerajinan dan seni pertunjukan khususnya di daerah Purworejo. Juga untuk meningkatkan apresiasi seni kerajinan dan seni pertunjukan bagi masyarakat Purworejo dan sekitarnya.
“Ben seneng kabeh, artinya tujuan kegiatan ini untuk mempromosikan produk UMKM, memberikan hiburan kepada masyarakat dan seniman biar berkesenian setelah selama dua tahun hampir berhenti dan mulai berkesenian di alun-alun ini,” kata Bupati saat ditemui di lokasi PCF.
Bupati Purworejo saat mengunjungi salah stand kuline di Purworejo Creative Festival
Dikatakan, pameran Purworejo Creatif Festival merupakan pameran produk UMKM yang akan terus dikembangkan, selain pameran dalam PCF itu ada gelar seni budaya, kuliner khas Purworejo.
“Hasil kerajinan ini tidak semua dipasang di sini, karena memang telah dikurasi oleh kurator Heru Mataya. Artinya produk kita ini sudah diuji kelayakanya dan tentunya sudah dapat diekspor,” ujarnya.
Disebutkan, PCF itu diikuti oleh subsektor kriya yang terdiri dari 20 crafter hasil kurasi dan 5 crafter ternama Jawa Tengah dari luar Purworejo. Untuk subsektor kuliner terdiri dari 7 stand kopi lokal Purworejo, 23 stand makanan basah dan 16 stand makanan kering dari 16 kecamatan. Seni pertunjukan diisi oleh seniman dari komunitas Fine Art Purworejo, komunitas musik, dan sanggar-sanggar tari Purworejo
“Imbauan saya terhadap UMKM ya berkarya terus, membuat sesuatu karya yang baru, kreatif dan inovatif, dan di era digital ini masih bisa mengikuti perkembangan,” pesanya.
Diungkapkan, menjelang malam tahun baru 2023 mendatang Pemerintah Kabupaten Purworejo akan menggelar event serupa dan bahkan akan digelar secara lebih besar lagi yang akan dilaksanakan secara penuh di alun-alun Purworejo.
“Event besar dengan menghadirkan grup-grup musik nasional dan mudah- mudahan semua bisa dilaksanakan sebagai wujud peran pemerintah dalam memberikan hiburan kepada masyarakat luas,” harapnya.
Sementara itu Kepala Dinas KUKMP Purworejo, Gathot Suprapto, menjelaskan bahwa tema peringatan Hari Koperasi tahun ini adalah Percepatan Peran dan Partisipasi Kelompok Perempuan (Koperasi Perempuan) dalam Isu Pangan dan Energi baru dan Terbarukan sebagai Isu Strategis.
Menurutnya, berbagai kegiatan dilakukan untuk memeriahkan Hari Koperasi Ke-75, diantaranya pemberian penghargaan kepada 20 Koperasi Sehat,
diadakannya event Purworejo Creatif Festival, yang konsepnya menggabungkan antara subsektor kriya dan subsektor seni pertunjukan. Ada pula subsektor kuliner baik makanan kering, basah maupun kopi sebagai salah satu ikon Purworejo.(P24/Wid)