PURWOREJO, purworejo24.com – Jalan Purworejo-Magelang sejauh ini dikenal sebagai jalur maut, hal ini lantaran jalannya yang sudah banyak memakan korban jiwa. Bahkan beberapa waktu yang lalu, warga sempat tanam pohon di lobang- lobang yang berada di tengah jalan tersebut.
Jalur Ring Road Utara yang menghubungkan Purworejo dan kabupaten Magelang ini sudah tidak terhitung lagi berapa kali kecelakaan yang terjadi di area ini. Selain banyak tikungan tajam dan tanjakan terjal, kondisi jalan di sejumlah titik Rusak parah, lubang-lubang menganga, saat hujan seperti jebakan yang siap membuat pengguna jalan celaka.
Diketahui kerusakan jalan itu cukup banyak ditemukan mulai dari pertigaan Maron Loano ke utara. Beberapa titik memang sudah dilakukan penambalan, namun kadang kembali menganga karena dihajar hujan dan kendaraan dengan tonase yang cukup berat. Kondisi itu menuntut semua pengguna jalan ekstra hati-hati.
Warga juga sempat menanaminya dengan pohon pisang agar mendapat perhatian dari pemerintah. Namun saat ini pohon pisang yang ditanam oleh warga tersebut sudah tidak dihilangkan dan lobang jalan sudah mulai ditambal.
“Kalau hujan bahaya sekali, kalau tidak hafal bisa celaka. Lubang-lubang itu kebanyakan ada di dekat bahu jalan, aspalnya mengelupas, beberapa tidak lebar tapi dalam, kalau roda motor matic bisa terjungkal kalau sampai terperosok ke lubang dengan kecepatan tinggi,” ucap Siswadi, 45, warga Loano, pada Senin 14 Maret 2022.
baca juga: Satu Orang Pelajar Kritis Kecelakaan di Jalur Maut Purworejo – Magelang
Keganasan jalur maut Purworejo-Magelang terbukti pada Sabtu, 12 Maret 2022 petang sekitar pukul 16.00 WIB. Satu pelajar harus kehilangan nyawa setelah terlibat kecelakaan. Kronologis kejadian berawal ketika korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio AA-4347-NL melaju dari arah utara (Magelang) ke selatan (Purworejo) dengan kecepatan sedang.
Kanit Laka Satlantas Polres Purworejo, Ipda Yanuar mengamini, korban berinisial AF, 18, warga Desa Sendangsari, RT 02 RW 04, Kecamatan Bener, Purworejo. TKP di Jalan Purworejo – Magelang tepatnya di depan KUA Bener, Desa Kaliboto, Kecamatan Bener, Purworejo.
“Korban terlibat kecelakaan dengan Truk Dump AA-8379-EC yang dikendarai warga Desa Kaliwader RT 02 RW 02, Kecamatan Bener, Purworejo. Korban AF sempat mendapatkan perawatan di RSUD Tjitrowardojo Purworejo, namun kondisinya kritis dan akhirnya meninggal dunia,” katanya.
Dijelaskan, diduga korban yang hendak mendahului truk tidak memperhatikan jarak aman, ruang gerak yang sempit membuat kendaraan dari arah berlawanan kehilangan kesempatan untuk mengurangi kecepatan. Tabrakan tak terhindarkan.
“Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, korban mengalami luka parah pada bagian kepala,” jelasnya.
Ipda Yanuar menghimbau pengguna jalan untuk ekstra hati-hati saat melintas di jalur Purworejo-Magelang. Pengendara juga harus peduli dengan kelengkapan saat melakukan perjalanan, jangan abai dengan kondisi kendaraan, cek rem, kondisi ban dan lainnya.
“Patuhi semua peraturan lalu lintas, berhati-hatilah, terlebih saat ini masih musim hujan, kondisi jalan licin,” tegasnya. (P24-bayu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








