Bupati Tegaskan Masuk Wilayah Purworejo, KAI Rubah Branding Stasiun Kutoarjo

oleh -
Wajah baru Stasiun Kutoarjo
Wajah baru Stasiun Kutoarjo

PURWOREJO, Purworejo24.com – Stasiun Kutoarjo yang berada di wilayah Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo memiliki wajah baru. Bagian depan stasiun kini dilengkapi dengan branding huruf timbul dilengkapi tulisan “Stasiun Kutoarjo Kabupaten Purworejo” sebagai penegasan bahwa Stasiun Kutoarjo merupakan bagian dari Kabupaten Purworejo.

Kepala Stasiun Kutoarjo, Andy Febri Laksono, saat dikonfirmasi melalui Wakil Kepala Stasiun, Daryono, menyebut penyematan nama Kabupaten Purworejo dalam branding tersebut dilakukan atas permintaan Bupati Purworejo Agus Bastian, S.E., M.M.. Dalam berbagai kesempatan, Bupati kerap menyinggung tidak adanya nama Kabupaten Purworejo di lokasi stasiun sehingga menimbulkan kesan bagi masyarakat luar daerah bahwa stasiun bukan bagian dari Kabupaten Purworejo. Atas usulan bupati dan berbagai pertimbangan lain, Kepala Daop 5 Purwokerto, Joko Widagdo, akhirnya memberikan persetujuan.

“Tulisan ini baru dipasang kemarin sore,” kata Daryono pada Senin (12/09/2021).

Menurutnya, sematan nama Kabupaten di Stasiun Kutoarjo menjadi inovasi baru dan dimungkinkan belum ada di stasiun lain. Diharapkan, wajah baru Stasiun Kutoarjo makin menguatkan kebanggaan dan rasa memiliki bagi masyarakat Kabupaten Purworejo.

“Dengan merasa memiliki, mudah-mudahan masyarakat juga semakin senang untuk menggunakan moda transportasi kereta api,” katanya.

Selain branding baru, Stasiun Kutoarjo juga menambah sejumlah bangunan gedung untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya penumpang. Beberapa di antaranya yakni gedung layanan customer service dan loket. Ke depan, fasilitas tersebut akan difungsikan khusus bagi penumpang kereta api Prameks, mulai dari loket hingga pintu masuk dan keluar penumpang.

“Ada wacana juga KRL ke depan akan sampai Purworejo. Gedung baru ini sekaligus untuk menyiapkan itu sehingga nanti antara loket kereta api jarak jauh dan kereta api lokal atau KRL terpisah,” jelasnya.

Salah satu tukang becak yang biasa mangkal di depan Stasiun, Adi Samporna (63), mengaku senang dengan adanya wajah baru Stasiun Kutoarjo. Menurutnya, pemasangan branding huruf timbul dilengkapi dengan pencahayaan makin menghidupkan suasana malam di lokasi stasiun.

“Ini bagus ada nama Kabupaten Purworejo-nya. Kalau orang luar daerah lewat jadi tahu bahwa stasiun ini bagian dari Purworejo,” ujarnya. (P24-Bayu)