Hujan Disertai Angin Kencang, Puluhan Rumah Warga Rusak

oleh -
Warga dibantu relawan dan petugas BPBD membersihkan batang pohon tumbang.
Warga dibantu relawan dan petugas BPBD membersihkan batang pohon tumbang.

GEBANG, purworejo24.com – Hujan disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada Jumat (9/4/2021) petang telah memporak-porandakan puluhan rumah. Kerusakan paling banyak terjadi di dua kecamatan yaitu Gebang dan Bruno.

Hujan disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa rumah warga, sebagian lain atap rumah warga rusak akibat terhempas angin kencang. Selain menimpa rumah warga, pohon tumbang juga sempat menutup akses jalan.

“Dilaporkan, bahwa hujan disertai angin kencang yang terjadi pada Jumat sore, banyak mengakibatkan pohon tumbang dan merusakkan rumah warga,” ungkap Kasi Kedaruratan BPBD Purworejo Imam Ciptadi, saat dikonfirmasi Sabtu (10/4/2021) pagi.

Dijelaskan, sesuai data laporan yang masuk di kantor BPBD Kabupaten Purworejo, dua desa di wilayah Kecamatan Gebang paling banyak mengalami kerusakan akibat hujan disertai angin kancang itu. Dua desa itu yaitu Desa Redin dan Desa Penungkulan.

“Selain dua desa itu di Kecamatan Bruno dan sejumlah tempat lain juga ada. Semua hanya kerusakan fisik dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” katanya.

Disebutkan secara rinci, rumah warga yang mengalami kerusakan akibat hujan disertai angin kencang itu diantaranya, untuk Desa Penungkulan yaitu rumah Supriyanto, kerusakan pada atap bagian samping, rumah Rokhayatun, atap ruang tengah, genteng dan kerangka atap sebagian patah, rumah Eko Mintaryo, kerusakan pada  atap rumah bagian depan dan teras rumah ambruk, rumah Purwadi, kerusakan atap rumah total dan dinding rumah dari kayu roboh dan rumah Ngadiman, tertimpa pohon petai, kerusakan pada atap rumah bagian kamar dan ruang tengah.

“Kondisi umum hujan disertai angin kencang di Desa Penungkulan mengakibatkan pohon tumbang di 3 titik di sepanjang jalan Purworejo 4 rumah mengalami kerusakan atap serta 1 rumah tertimpa pohon,” jelasnya.

Untuk Desa Redin, lanjutnya, diantaranya rumah Warianto, atap rumah bagian samping rusak Rumah Kiran, kerusakan rumah pada atap rumah depan hingga belakang. Rumah Suprono, kerusakan atap garasi. Rumah Komariah, kerusakan atap bagian samping  dan atap dapur rumah. Rumah milik Rebin, tertimpa pohon mahoni dan albasiah  pada atap rumah ruang tamu dan kamar. Sedangkan rumah Efendi, mengalami kerusakan atap genteng bagian depan dan belakang.

“Keluarga Efendi dengan jumlah 7 jiwa sementara mengungsi di Balai Desa Redin,” katanya.

Sedangkan di wilayah Kecamatan Bruno, hujan disertai angin kencang telah merusakkan rumah dinas bidan desa di Desa Singojoyo yaitu atap seng terbawa angin, pohon tumbang di tengah jalan di desa Kaliwungu, serta pohon kelapa tumbang mengenai rumah penduduk di Desa Brunorejo.

Di tempat lain, di Dusun Jolodoro Desa Guntur Kecamatan Bener, rumah warga tertimpa pohon Mahoni dan Albasiah dengan kerusakan genting ruang tamu dan kamar,  rumah tertimpa pohon petai dengan kerusakan atap rumah.

“BPBD telah melakukan assesment dan memberikan bantuan sembako. Gotong royong bersama dilakukan guna membantu evakuasi dan perbaikan bagi rumah warga yang rusak,” ujarnya.

BPBD Purworejo menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspadai terhadap potensi cuaca buruk, wilayah yang potensial ancaman tanah gerak longsor agar aktifkan siskamling dan pantau rekahan, segera evakuasj mandiri apabila membahayakan, wilayah DAS yang rawan banjir agar selalu pantau kondisi TMA (Tunggi Muka Air) dan koordinasi dengan Posko Bansor BPBD.

“Evakuasi mandiri dilaksanakan apabila potensi bahaya, utamakan bagi kelompok rentan,” pungkasnya.(P24/Wid)