KesehatanSosial

Khitanan Massal BMT Binamas Gebang Bantu Ringankan Beban Warga, Perkuat Akses Kesehatan Anak

3
×

Khitanan Massal BMT Binamas Gebang Bantu Ringankan Beban Warga, Perkuat Akses Kesehatan Anak

Sebarkan artikel ini
Peserta khitan masal
Peserta khitan masal

GEBANG, purworejo24.com – Khitanan massal yang digelar KSPPS BMT Binamas Cabang Gebang bekerja sama dengan Happy Sunat di Aula Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, Minggu (14/6/2026), tidak hanya menjadi kegiatan sosial semata, tetapi juga berperan penting dalam mendukung kesehatan anak sekaligus membantu meringankan beban ekonomi keluarga.

Sebanyak 20 anak dari Kecamatan Gebang dan sejumlah wilayah lain di Kabupaten Purworejo mengikuti kegiatan tersebut.

Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Sekretaris Camat Gebang, Jaimin, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, khitanan massal merupakan contoh nyata kolaborasi antara lembaga keuangan syariah, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadirkan program yang berdampak langsung bagi warga.

Program khitanan massal ini merupakan wujud nyata sinergi antara BMT Binamas, pemerintah kecamatan, dan masyarakat. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga yang belum memiliki kesempatan mengkhitankan putranya karena keterbatasan biaya,” ujarnya.

Lebih dari sekadar tradisi yang banyak dijalankan masyarakat Indonesia, khitan juga memiliki manfaat kesehatan. Dalam dunia medis, khitan diketahui dapat membantu menjaga kebersihan organ reproduksi laki-laki serta menurunkan risiko sejumlah infeksi.

Karena itu, akses terhadap layanan khitan yang aman dan terjangkau menjadi kebutuhan penting bagi banyak keluarga.

Jaimin menilai kegiatan seperti ini juga mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan sosial dan kesehatan.

Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dengan kuota peserta yang lebih banyak sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tambahnya.

Ketua Panitia Khitanan Massal BMT Binamas Kecamatan Gebang, Rusmiatun, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan program rutin tahunan yang telah menjadi bagian dari agenda sosial lembaganya.

Pada tahun ini terdapat 20 peserta yang mengikuti khitanan massal. Peserta berasal dari Kecamatan Gebang dan beberapa wilayah lain di Kabupaten Purworejo, namun prioritas tetap diberikan kepada warga Kecamatan Gebang,” jelasnya.

Menurut Rusmiatun, kegiatan khitanan massal tahun ini merupakan penyelenggaraan yang keempat kalinya oleh BMT Binamas Cabang Gebang. Selain program tersebut, pihaknya juga secara konsisten menjalankan berbagai kegiatan sosial lain seperti santunan anak yatim dan program tebar hewan kurban di sejumlah wilayah yang membutuhkan.

Ia menegaskan bahwa keberadaan BMT tidak hanya berfokus pada layanan keuangan syariah, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan kepedulian sosial.

Melalui program-program sosial ini kami berharap BMT Binamas semakin dikenal masyarakat, tidak hanya sebagai lembaga keuangan syariah, tetapi juga sebagai lembaga yang peduli terhadap kebutuhan sosial masyarakat,” katanya.

Sementara itu, salah satu wali peserta, Teguh Widodo, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Menurutnya, biaya khitan sering kali menjadi pertimbangan bagi sebagian keluarga, sehingga program gratis seperti ini memberikan solusi yang nyata.

Kegiatan ini sangat membantu masyarakat yang belum memiliki kesempatan mengkhitankan anaknya karena keterbatasan biaya. Kami sebagai orang tua merasa sangat terbantu dan berterima kasih kepada BMT Binamas serta semua pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” ungkapnya.

Teguh berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.

Kegiatan khitanan massal ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara lembaga keuangan syariah, pemerintah, dan masyarakat dapat menghadirkan program yang tidak hanya bernilai sosial, tetapi juga mendukung kesehatan anak dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Dengan semakin luasnya jangkauan program semacam ini, diharapkan semakin banyak keluarga yang memperoleh akses layanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan terjangkau. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.