Pasar Uwuh, Warga Bisa Belanja Kuliner dengan Sampah

oleh -
Pengunjung menukar sampah dengan kupon yang nantinya untuk pembayaran makanan maupun barang di Pasar Uwuh
Pengunjung menukar sampah dengan kupon yang nantinya untuk pembayaran makanan maupun barang di Pasar Uwuh
head banner Universitas Putra Bangsa Kebumen

LOANO, purworejo24.com – Pemuda Desa Trirejo Kecamatan Loano, Purworejo, Jawa Tengah, membuka pasar kuliner Ramadhan di lapangan Desa Trirejo. Pasar itu dibuka untuk menyediakan berbagai jenis kuliner dan aneka jajanan takjil selama Ramadhan nanti. Uniknya warga bisa membeli kuliner atau jajanan aneka takjil itu tidak dengan uang, melainkan dengan menggunakan sampah yang ditukar dengan kupon untuk alat belanja di pasar itu. Pasar Ramadhan itu mereka namai dengan nama Pasar Uwuh.

“Hari ini Minggu (11/4/2021) merupakan pra pembukaan, adapun Pasar Uwuh nantinya akan dibuka secara resmi pada Selasa (13/4/2021), dan akan dibuka selama 30 hari atau selama bulan Ramadhan,” kata koordinator kegiatan Pasar Uwuh, Vebrian Mahendra, saat ditemui di lokasi, Minggu (11/4/2021).

Dikatakan, di Pasar Uwuh itu, panitia menyediakan sekitar 16 stand kuliner. Aneka jajanan takjil dan kuliner disediakan dalam pasar uwuh.

“Pasar Uwuh ini harapannya bisa menjadi pasar wisata kuliner dan wisata alam selama bulan Ramadhan. Pasar akan dibuka mulai pukul 14.00 WIB hingga sore hari,” ujarnya.

Dijelaskan, Pasar Uwuh nantinya diharapkan bisa menjadi pasar ramah lingkungan, karena dalam Pasar Uwuh ini semua terbuat dari bahan alam.

“Dan kita menggunakan sampah yang tidak terpakai dari rumah untuk dibawa ke Pasar Uwuh , nantinya akan ditukar dengan kupon yang telah disediakan dan kupon bisa ditukarkan dengan jajanan kuliner yang pasarkan,” jelasnya.

Pasar Uwuh , lanjutnya, pada awalnya hanya akan diberlakukan untuk warga Desa Trirejo, namun dengan melihat antusias warga yang datang pada acara pra opening dan agar pasar bisa berkembang maka diputuskan pasar dibuka untuk umum.

“Selain menyediakan jajanan yang bisa dibeli dengan sampah, panitia juga akan menggelar sekolah alam. Sekolah alam itu akan ditujukan untuk anak-anak yang selama pandemi ini merasa kesulitan dalam belajar. Mereka bisa belajar sambil menunggu buka puasa di pasar ini,” lanjutnya.

Selain menyajikan aneka jajanan kuliner, Pasar Uwuh juga akan menyuguhkan sejumlah pementasan musik atau lainya selama ramadhan.

“Sampah- sampah yang di tukar dengan kupon untuk belanja kuliner itu nantinya akan di berikan kepada petugas untuk ditampung dan akan diolah kembali dimana di lokasi Pasar Uwuh masih satu area dengan lokasi bank sampah Guyup Rukun Desa Trirejo yang menjadi bank sampah induk di kabupaten Purworejo,”  jelasnya.

Adapun jenis sampah yang bisa ditukar, tambahnya, adalah sampah plastik, kertas, besi dan sampah sampah yang bisa didaur ulang.

“Jadi tidak sembarangan sampah yang bisa kita trima tapi sampah yang ada nilai ekonomisnya,” tegasnya.

Pihaknya berharap dengan dibukanya Pasar Uwuh itu bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan berbuka selama Ramadhan dan sadar bahwa sampah bisa memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan bisa dimanfaatkan dan diolah kembali untuk memakmurkan masyarakat.  Dan Pasar Uwuh ini bisa mendapat dukungan antusias dari masyarakat dan bisa membantu masyarakat selama Ramadhan.

Warga Desa Trirejo, Hanifah Anggraini, yang hadir menukarkan sampah untuk belanja kuliner di Pasar Uwuh , mengaku senang dengan dibukanya pasar itu.

“Seneng sekali dengan dibukanya pasar ini saya bisa membawa sampah untuk ditukarkan dengan kupon dan belanja di Pasar Uwuh ini,” katanya.(P24/Wid)