EkonomiPemerintahanPertanian

Harga Turun, Bulog Siap Serap Gabah Petani dengan Harga Standar Nasional

43
×

Harga Turun, Bulog Siap Serap Gabah Petani dengan Harga Standar Nasional

Sebarkan artikel ini
Bulog menyatakan siap membeli gabah petani dengan harga standar nasional.
Bulog menyatakan siap membeli gabah petani dengan harga standar nasional.

PURWOREJO, purworejo24.com – Sebagai bentuk keprihatinan para petani padi di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, karena harga gabah yang turun saat panen raya di masa wabah corona, sejumlah Kepala Desa yang tergabung dalam organisasi Polosoro Kecamatan Banyuurip, menggelar musyawarah bersama di kantor Desa Condongsari, Kecamatan Banyuurip, pada Kamis (4/3/2021). Musyawarah yang dihadiri Kepala Bulog Kedu dan perwakilan Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DINPPKP) Kabupaten Purworejo, menghasilkan kesepakatan yang menggembirakan, yaitu penyerapan pembelian gabah oleh Bulog dengan harga standar nasional.

Ketua Polosoro Kecamatan Banyuurip yang juga Kepala Desa Condongsari, Kecamatan Banyuurip, Cahyo Saptono, usai menggelar musyawarah, menjelaskan, secara analisa ekonomi atau analisa usaha, harga gabah kering saat ini dianggap sangat tidak layak bagi para petani. Harga gabah saat ini di petani berkisar antara 3.000-3.300 per kilogramnya.

“Kami para Kepala Desa se-Kecamatan Banyuurip ingin melangkah agar para petani ini bisa tertolong dalam hal perekonomian utamanya pasca panen atau pangsa pasarnya untuk menjual produk pertaniannya, agar harga gabah ini menjadi layak,” katanya.

Musyawarah bersama antara Polosoro dan Kepala Bulog Kedu dan perwakilan Din PPKP Kabupaten Purworejodi kantor Desa Condongsari, Kecamatan Banyuurip, pada Kamis (4/3/2021).
Musyawarah bersama antara Polosoro dan Kepala Bulog Kedu dan perwakilan Din PPKP Kabupaten Purworejodi kantor Desa Condongsari, Kecamatan Banyuurip, pada Kamis (4/3/2021).

Menurutnya, turunnya harga gabah kering sangat merugikan petani, apalagi bagi petani penggarap dengan sistem bagi hasil dengan pemilik tanah, belum bisa merasakan hasil yang memuaskan.

Sementara itu, Kepala Bulog Kedu, Meisyarani, mengatakan, di masa harga gabah jatuh seperti saat ini, Bulog siap melakukan pembelian gabah di petani, sesuai dengan peraturan Menteri Perdagangan nomor 24 tahun 2020 bahwa harga gabah kering panen saat ini adalah sebesar 4.200, dengan persyaratan kualitas kadar air maksimal 25% dan hampa kotoran atau sampah maksimal 10%.

“Berarti kalau harga kondisi kualitas di bawah standar yang ditentukan pemerintah, tentu harganya akan disesuaikan. Hari ini dan ke depan Bulog siap membeli gabah petani,” katanya.

Menurutnya, petani cukup menghubungi petugas baik melalui kepala gudang atau pengadaan Bulog, dan nantinya satker itulah yang akan melakukan pembelian di tempat atau dengan diantar ke gudang Bulog.

“Tidak hanya gabah kering panen saja yang kami beli tetapi gabah kering giling juga kami beli, dengan harga Rp5.300,00 dan dengan kualitas kadar air maksimal 14% lalu hampa kotoran maksimal 3%. Harga itu kami beli jika sampai di pintu gudang Bulog,”  jelasnya.(P24/Wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.