EkonomiHukumPemerintahan

Tuntut Transparansi Anggaran Desa, Ratusan Warga Datangi Kantor Desa Kedungpoh

460
×

Tuntut Transparansi Anggaran Desa, Ratusan Warga Datangi Kantor Desa Kedungpoh

Sebarkan artikel ini
Seratusan warga desa Kedungpoh Kecamatan Loano, Purworejo Jawa Tengah berbondong-bondong mendatangi kantor desa. (3/7/2020)
Seratusan warga desa Kedungpoh Kecamatan Loano, Purworejo Jawa Tengah berbondong-bondong mendatangi kantor desa. (3/7/2020)

PURWOREJO, purworejo24.com – Seratusan warga dari 4 dusun Desa Kedungpoh Kecamatan Loano, Purworejo Jawa Tengah berbondong-bondong mendatangi kantor desa. Mereka merasa kurang tranparansinya pemerintahan desa terhadap masyarakat dalam penggunaan anggaran desa.

Seratusan warga tersebut mulai memadati kantor desa mulai pukul 09.00 dan melakukan orasi di depan kantor desa sebelum masuk ke Aula desa tempat mereka menyampaikan aspirasinya. Mulyadi, salah seorang warga menjelaskan kedatangan mereka untuk meminta penjelasan tentang RAB dan Laporan Pertanggung Jawaban Desa Kedungpoh yang dinilai kurang transparan kepada warga.

“Kami meminta trasparansi anggaran penggunaan dana desa tahun 2016 sampai 2109 beserta LPJ dan rekening desa,” katanya kepada purworejo24.com pada Kamis (02/07/2020).

Seratusan warga desa Kedungpoh Kecamatan Loano, Purworejo Jawa Tengah berbondong-bondong mendatangi kantor desa. (3/7/2020)
Seratusan warga desa Kedungpoh Kecamatan Loano, Purworejo Jawa Tengah berbondong-bondong mendatangi kantor desa. (3/7/2020)

Warga dari 4 dusun yang mendatangi kantor desa meliputi Dusun Kedungrejo, Dusun Wonolalis, Dusun Kedungpohwetan dan Dusun Bandingan. Audiensi berjalan alot karena warga yang datang ingin meminta bukti arsip desa berupa LPJ dan rekening desa dan pihak desa masih mencari arsip desa tersebut. BPD Desa Kedungpoh Supardi mengatakan bahwa selama ia bekerja juga tidak ada ruangan khusus buat BPD. Bukan hanya itu ruang arsip untuk menyimpan arsip dan laporan pertanggungjawaban juga belum tersedia.

“Selama ini belum ada ruangan untuk BPD jadi hari ini pihak desa juga menjanjikan ruangan untuk BPD kedepannya,” katanya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh camat loano Laksana sakti, perwakilan Polsek loano perwakilan Polres Purworejo, Babinsa, Babinkamtibmas dan Muspika kecamatan Loano. Audiensi tersebut memakan waktu kurang lebih 5 jam setengah hingga perwakilan desa memberikan salinan LPJ kepada BPD yang turut hadir dalam kesempatan tersebut.

Audiensi antara warga desa Kedungpoh Kecamatan Loano, Purworejo Jawa Tengah dengan Kepala Desa, BPD yang juga disaksikan   Muspika. (3/7/2020)
Audiensi antara warga desa Kedungpoh Kecamatan Loano, Purworejo Jawa Tengah dengan Kepala Desa, BPD yang juga disaksikan Muspika. (3/7/2020)

Sementara itu Kepala Desa Kedungpoh Nur Cholik yang belum lama menjabat sebagai Kades mengatakan bahwa persoalan LPJ pada periode 2016-2017 sudah diserahkan kepada ispektorat. Untuk LPJ tahun 2018 salinannya sudah diserahkan kepada BPD pada audiensi tersebut.

“Saya mengapresiasi warga karena dengan ini kita jadi tahu apa kekurangan pihak desa. Untuk LPJ tahun 2019 masih kita pelajari karena kita baru satu tahun disini. Terkait ruang BPD akan kita adakan secepatnya,” katanya. (P24-Bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.