Pemerintahan

Dampak Virus Corona, Proses Perkuliahan di UMP Dialihkan ke Online

1319
×

Dampak Virus Corona, Proses Perkuliahan di UMP Dialihkan ke Online

Sebarkan artikel ini
Kampus Universitas Muhammadiyah Purworejo
Kampus Universitas Muhammadiyah Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Meluasnya wabah COVID-19 (Corona Disease) ke Indonesia, membuat beberapa daerah berjaga-jaga dengan berbagai cara. Demikian juga dengan dunia pendidikan. Sejumlah kampus mulai mengalihkan proses perkuliahan dari tatap muka ke perkuliahan berbasis online.

Seperti halnya salah satu kampus di Purworejo yaitu Universitas Muhamadiyah Purworejo (UMP) yang mengalihkan proses perkuliahan menjadi berbasis online. Hal itu dilakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap kejadian yang tidak diinginkan dari virus covid-19 yang sedang menyebar.

Dr. Rofiq Nurhadi Rektor Universitas Muhamadiyah Purworejo menjelaskan pihaknya mengambil langkah preventif dengan mengeluarkan surat edaran ber nomor 227/EDR/II.3AU/F/2020 yang berisi himbauan dan mengalihkan metode belajar mengajar tatap muka ke basis Online. Khusunya bagi unit kerja di Universitas Muhammadiyah Purworejo dimohon untuk proaktif dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap COVID-19 dengan berbagai cara.

“Kita menghimbau untuk melakukan literasi kesehatan dengan menyebarkan informasi yang benar (bukan HOAX) tanpa menimbulkan kepanikan,
Menyediakan hand sanitizer/alcohol based hand rab di dalam dan di luar ruangan unit kerja,”katanya kepada purworejo24.com saat dikonfirmasi pada Sabtu (14/03/2020)

Ia juga sudah mengitruksikan membersihkan tempat-tempat berpegang tangan seperti meja, gagang pintu, pegangan tangga dan tempat lain disekitar kampus dengan disinfektan atau larutan kaporit 0,1% sesuai standar WHO dan Mengurangi aktivitas jabat tangan dan digantikan dengan mengucapkan salam.

“Universitas Muhammadiyah Purworejo tetap melaksanakan kegiatan perkuliahan, Terhitung mulai tanggal 16 Maret 2020 hingga berakhirnya Semester Genap Tahun Akademik 2019/2020, dosen agar memaksimalkan pembelajaran secara online,” katanya.

Menurutnya metode berbasis online dengan menggunakan platform google classroom, zoom.com, adobe prestisio, flipbook bisa digunakan secara efektif untuk pembelajaran dan bisa dilakukan dengan tanpa tatap muka. Model pembelajaran dan teknik monitoring pembelajaran diserahkan kepada ketua Program Studi masing-masing.

Ia juga menyampaikan adanya penundaan atau menjadwal ulang penyelenggaraan KBM dalam bentuk praktik lapangan di masyarakat seperti Magang, KKL, Kunjungan industri atau menggantinya dengan metode pembelajaran lain. Jika praktik lapangan dimasyarakat tidak dapat di jawdal ulang dan tidak dapat diganti dengan metode lain, maka penyelenggaraan praktik lapangan dimasyarakat harus disertai dengan tindakan kewaspadaan dan pencegahan penularan infeksi Covid-19 yang sebaik-baiknya.

“Terhitung mulai tanggal 16 Maret 2020 hingga berakhirnya Semester Genap Tahun Akademik 2019/2020, kegiatan kemahasiswaan yang melibatkan banyak orang agar ditunda atau dijadwal ulang,” tandasnya. (P24-Bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.