EkonomiKesehatanPemerintahanPendidikan

Wakil Bupati Purworejo Ajak Masyarakat Dukung Sensus Penduduk 2020

264
×

Wakil Bupati Purworejo Ajak Masyarakat Dukung Sensus Penduduk 2020

Sebarkan artikel ini
Rakor Sensus Penduduk 2020 Purworejo,. (6/2/20202)
Rakor Sensus Penduduk 2020 Purworejo,. (6/2/20202)

PURWOREJO, purworejo24.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo memberikan dukungan atas digelarnya Sensus Penduduk Tahun 2020 (SP2020).  Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti mengajak masyarakat, lembaga swasta maupun pemerintahan untuk ikut mendukung dan menyukseskan Sensus Penduduk Tahun 2020.

Dukungan tersebut ditunjukkan secara simbolis dengan penandatanganan plakat oleh Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, Sekda dan perwakilan OPD dengan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Purworejo pada Rapat Koordinasi SP2020 di ruang Arahiwang Setda Purworejo, pada Kamis (6/2/2020).

Sensus Penduduk tahun 2020 merupakan sensus penduduk yang ketujuh kali digelar dalam setiap 10 tahun sekali, dan dilakukan dengan tujuan untuk menghasilkan Satu Data Kependudukan Indonesia. Sensus akan dilakukan secara dua tahap, yaitu Sensus Penduduk Online (SPO) yang akan dimulai tanggal 15 Februari sampai 31 Maret 2020 dan Sensus Penduduk Wawancara (SPW) yang akan  dilaksanakan tanggal 1 sampai 31 Juli 2020.

“Perencanaan di bidang apapun memerlukan data penduduk. Dengan adanya data kependudukan yang akurat, perencanaan akan tepat. Oleh karena itu keberhasilan SP2020 menjadi  tujuan yang sangat vital,” kata Wakil Bupati Yuli Hastuti SH.

Rakor Sensus Penduduk 2020 Purworejo,. (6/2/20202)
Rakor Sensus Penduduk 2020 Purworejo,. (6/2/20202)

Menurutnya, kunci utama kesuksesan Sensus Penduduk 2020 adalah partisipasi dari seluruh elemen masyarakat. Sehingga hajatan besar ini harus didukung oleh semua pihak.

“Saya menginstruksikan kepada seluruh lembaga pemerintah dan swasta beserta seluruh pihak di Kabupaten Purworejo untuk memberikan dukungan penuh dalam menyukseskan kegiatan Sensus Penduduk 2020 ini. Mari bersama mencatat Purworejo, mencatat Indonesia,” tandasnya.

Kepala BPS Kabupaten Purworejo, R Bagus Rahmat Susanto, menerangkan bahwa dalam pelaksanaan SP2020, BPS telah melakukan dua inovasi. Inovasi tersebut yaitu pemanfaatan data adminduk (Administrasi Kependudukan) sebagai data dasar pelaksanaan sensus. Kedua yaitu Sensus Penduduk Online (SPO), agar masyarakat dapat ikut berpartisipasi dalam sensus penduduk dengan mudah secara mandiri.

“Metode yang digunakan adalah kombinasi. Yakni menggunakan data registrasi yang relevan dengan sensus yang kemudian dilengkapi dengan survei,” jelas Bagus.

Dikatakan, mulai tanggal 15 Februari sampai 31 Maret 2020 masyarakat dapat melaksanakan sensus mandiri melalui gadget maupun PC/Laptop yang terkonensi jaringan internet dengan cara mengakses alamat website sensus.bps.go.id.

“Dalam Sensus Penduduk Online, penduduk diminta untuk mengisi nomor NIK dan Kartu Keluarga (KK). Setelah itu juga diminta untuk menjawab  21 pertanyaan,” terang Bagus.

Dikatakan Bagus, ada beberapa  tantangan yang dihadapi dalam SP2020. Yakni tingkat partisipasi masyarakat dan kualitas data yang kurang. Partisipasi masyarakat yang aktif tentunya sangat dibutuhkan dalam SP2020. Sedangkan kualitas data dalam SP2020 diperkirakan agak kurang. Hal itu karena masyarakat belum mengerti devinisi sensus yang ada.

“SP2020 bukan milik BPS, tetapi milik kita semua. Untuk itu butuh dukungan dari OPD, masyarakat dan semua pihak, karena hasil dari SP2020 sangatlah penting,” imbuhnya.

Kepada masyarakat, Bagus juga menghimbau agar berhati-hati jika ada pihak-pihak yang mengaku dari BPS datang kerumah. Dalam melaksanakan tugasnya, Petugas dari BPS selalu membawa surat tugas dan selalu memakai rompi yang diberikan BPS. (P24-Drt)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.