EkonomiKebakaran

Ditinggal Tidur Usai Goreng Tahu, Dapur Perajin Tahu di Bener Hangus Terbakar

586
×

Ditinggal Tidur Usai Goreng Tahu, Dapur Perajin Tahu di Bener Hangus Terbakar

Sebarkan artikel ini
Kebakaran dapur perajin tahu di Bener.
Kebakaran dapur perajin tahu di Bener.

BENER, purworejo24.com – Sebuah rumah semi permanen milik perajin tahu di desa Kedung Watang Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah, hangus terbakar, saat ditinggal tidur pemilik rumah. Diduga pemilik rumah lupa mematikan bara api tungku usai menggoreng tahu, sehingga membakar rumah. Beruntung tak terjadi korban jiwa, namun pemilik rumah mengalami kerugian hingga belasan juta.

Kasi Damkar pada Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Rubino, saat dikonfirmasi purworejo24.com menjelaskan, peristiwa kebakaran itu terjadi pada Rabu (4/12/2019) malam. Rumah yang terbakar adalah milik Haryono, warga RT 3 RW 5 Desa Kedung Watang Kecamatan Bener.

“Sekitar pukul 21.00 WIB, pemilik rumah sedang menggoreng tahu menggunakan kayu bakar, setelah selesai mengoreng pemilik rumah pergi ke kamar dan langsung tidur karena capek, dengan meninggalkan bara yang masih menyala dan mengakibatkan kebakaran,” ungkap Rubino.

Kebakaran dapur perajin tahu di Bener.
Kebakaran dapur perajin tahu di Bener.

Dikatakan, warga yang sedang melakukan jaga ronda melihay ada api membara besar dirumah Haryono pada bagian dapur, melihat terjadi kebakaran, warga yang sedang berjaga ronda memberitahukan kejadian itu ke warga lain.

“Pas ada orang yang ronda melihat ada api yang agak besar, lalu membangunkan pemilik rumah dan membunyikan kitir dengan kentongan, wargapun berdatangan,” lanjutnya.

Warga yang datang dan mengetahui kejadian itupun langsung memberikan bantuan pemadaman dengan alat seadanya, dan membantu pemilik rumah untuk mengevakuasi sejumlah barang. Warga juga langsung melaporkan kejadian itu ke pihak pemerintah desa dan dilanjutkan ke Petugas Damkar Purworejo.

“Setelah menerima laporan, regu piket langsung berangkat ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Tim Damkar sampai lokasi pukul 23.50 WIB setelah sampai lokasi ternyata sudah dapat dipadamkan oleh warga sekitar. Ssetelah melakukan pengecekan lokasi dan dinyatakan aman, Tim Damkar kembali ke Mako Damkar,” katanya.

Atas kejadian itu, pemilik rumah mengalami kerugian hingga sekitar 15 juta rupiah. Dan pagi harinya warga melakukan kerja bakti pembersihan puing dan membantu membenahi rumah yang terbakar. (P24-Drt)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.