IklimPemerintahan

Bupati Kunjungi Desa-Desa Rawan Banjir di Butuh

318
×

Bupati Kunjungi Desa-Desa Rawan Banjir di Butuh

Sebarkan artikel ini
Bupati melihat kondisi irigasi di desa-desa rawan banjir di kecamtan BUtuh. (4/12/2019)
Bupati melihat kondisi irigasi di desa-desa rawan banjir di kecamtan BUtuh. (4/12/2019)

BUTUH, purworejo24.com – Bupati Purworejo Agus Bastian kembali melakukan kunjungan kerja ke beberapa desa di wilayah perbatasan. Dalam kunjungan tersebut Bupati melihat langsung kondisi wilayah di desa-desa yang rawan terkena dampak bencana banjir.

Ada tujuh desa yang dikunjungi Bupati pada Rabu (4/12/2019), yaitu di Kecamatan Butuh, yakni Desa Polomarto, Tlogorejo, Kunirejo Kulon, Wonorejo Kulon, Wonodadi, Karanganom, dan Mangunjayan. Seperti diketahui, wilayah di Kecamatan Butuh menjadi kawasan yang sering terdampak banjir saat memasuki puncak musim penghujan di setiap tahunnya.

Turut dalam rombongan Wakil Ketua DPRD Purworejo Kelik Susilo Ardani, Kepala DPUPR, Dinpermasdes, Dinkes, Dinsos, Dinperkimtan, Satpol PP dan Damkar, Kepala Baznas, Kabag Pemerintahan, serta Kabag Humas dan Protokol Setda.

Bupati saat kunjungi desa-desa rawan banjir di Kecamatan BUtuh. (Foto Istimewa)
Bupati saat kunjungi desa-desa rawan banjir di Kecamatan BUtuh. (Foto Ist)

Dalam kunjungan itu Bupati menyoroti kondisi sejumlah irigasi atau saluran air di desa yang ukurannya terlalu kecil. Irigasi yang terlalu kecil dinilai akan menyebabkan air membludak atau meluap ketika hujan dengan intensitas tinggi. Dirinya meminta desa untuk melebarkan irigasi itu menggunakan anggaran desa.

“Irigasinya kalau bisa diperlebar lagi, kalau seperti ini nanti saat hujan dengan intensitas tinggi bisa meluap airnya,” ujarnya.

Bupati juga menyoroti jalan poros desa yang menghubungkan beberapa desa, mulai dari Desa Polomarto hingga Kunirejo Kulon yang dinilai terlalu sempit. Menurutnya diperlukan jalan penghubung desa yang cukup lebar, agar warga lebih leluasa lagi dalam menggunakan akses jalan.

Apalagi Desa Polomarto menjadi salah satu poros jalan penghubung dengan Desa Tegalgondo dalam proyek pembangunan Overpass atau jalan layang di atas jalur ganda perlintasan kereta api. Nantinya intensitas warga yang melintas tentunya akan semakin banyak.

“Sudah ada proyek pembangunan overpass ya jalannya harusnya diperlebar, agar akses jalan bagi warga yang melintas lebih leluasa,” kata bupati.

Bupati menyerahkan bantuan ke warga miskin di Kecamatan Butuh.
Bupati menyerahkan bantuan ke warga miskin di Kecamatan Butuh (foto Ist).

Dalam kunjungan itu, bupati juga singgah ke beberapa rumah warga yang masuk kategori RTLH sekaligus memberikan sejumlah bantuan. Kepada para kepala desa yang dikunjungi, bupati kembali mengingatkan agar selalu memperbaharui data warga miskin seperti penerima PKH dan RTLH.

Bupati juga melihat perlunya penambahan sarana dan prasarana kantor desa, seperti komputer dan printer. Dengan sarana dan prasaran yang memadai, diharapakan pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal.(P24-Drt)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.