PURWOREJO, purworejo24.com – Sebagai salah satu upaya peningkatan konsumsi dan promosi ikan di kalangan masyarakat, Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Purworejo menggelar Lomba Masak Tingkat Kabupaten Tahun 2019. Kegiatan ini juga sebagai sarana mengangkat produk unggulan Kabupaten Purworejo yaitu Ikan Lele dan Ikan Gurame.
Lomba masak yang dilaksanakan di aula DPPKP Kabupaten Purworejo pada Kamis (24/10/2019), diikuti oleh 20 Kelompok masak dari Tim Penggerak (TP) PKK maupun Kelompok Pengolahan dan Pemasaran (Poklahsar) dari 16 Kecamatan yang ada di Kabupaten Purworejo.
Juri perlombaan kali ini berasal dari berbagai latar belakang seperti praktisi pengolahan ikan, akademisi dan dari pemerintah daerah yang memiliki kompetensi dengan pangan, termasuk nilai gizi, inovasi resep baru, penampilan, citarasa dan, higienis, aman di konsumsi, dan keterampilan. Para peserta memasak secara langsung di lokasi acara dengan durasi waktu memasak selama 1 jam.

Eko Paskiyanto, Kasi Bidang Kelautan dan Perikanan DPPKP Purworejo menuturkan bahwa perlu adanya promosi produk unggulan Kabupaten Purworejo sehingga tingkat konsumsi ikan dapat meningkat.
“Kita mengundang dari beberapa Poklahsar untuk mengangkat komoditas andalan dari Kabupaten Purworejo yaitu Ikan Lele dan Ikan Gurame, dalam lomba kali ini kita siapkan 2 olahan yaitu olahan kering dan olahan basah ” katanya kepada purworejo24.com saat ditemui di lokasi acara pada Kamis (24/10/2019).
Lebih lanjut Eko mengungkapkan Produksi Ikan Gurame dan Ikan lele sebagai produk unggulan di Kabupaten Purworejo, tahun ini sudah mencapai ribuan ton pertahun dan pihaknya mengaku akan menambah target per tahunnya sebesar 3 persen.
”Total produksi tahun ini untuk dua komoditas ini mencapi seribu ton per tahunnya dan itu memang kita pacu dari produksi Lele dan Gurame. Disamping itu juga ada komoditas yang lain yang kita pacu produksinya yaitu Ikan Nila. Dan udangpun produksinya sudah mencapai 3.000 ton per tahunnya” ujarnya.
Dalam acara tersebut Ketua tim juri, Erna Setyowati Said Romadhon mendorong para peserta untuk terus berkreatifitas, hal ini perlu dilakukan karena Purworejo menjadi salah satu kabupatan strategis wisata menyambut adanya proyek nasional yang berada di Purworejo diantaranya Bendungan Bener, Badan Otorita Borobudur dan Bandara YIA sehingga produk unggulan khususnya ikan dapat merambah pasar nasional.
“Untuk pemenang saya ucapkan selamat dan yang belum menang jangan berkecil hati karena biasanya yang tidak menang ini malah yang paling laris, apalagi di Purworejo ada beberapa obyek wisata yang menjadikan akses penjualan semakin mudah,” ucapnya sambil berkelakar kepada para peserta.
Dalam kegiatan tersebut yang menjadi juara 1 Kategori Olahan Basah adalah Poklahsar Nurul Hidayah Kemiri dengan nilai 249, Juara 2 PKK Kecamatan Butuh dengan Nilai 225, dan juara 3 PKK Kecamatan Grabag dengan nilai 204. Sedangkan Juara 1 Kategori Olahan Kering diraih oleh Poklahsar Lim Garden Kemiri, juara 2 oleh Poklahsar Ulam Jaya Bruno dan juara 3 oleh Poklahsar Salsamina Lestari Banyuurip. (P24-Byu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








