Hukum

Kapolres Sayangkan Kemunculan Pria Misterius Kroyo Tak Segera Dilaporkan ke Polisi

1537
×

Kapolres Sayangkan Kemunculan Pria Misterius Kroyo Tak Segera Dilaporkan ke Polisi

Sebarkan artikel ini
Kapolres Purworejo AKBP Indra Kurniawan Mangungsong
Kapolres Purworejo AKBP Indra Kurniawan Mangungsong

PURWOREJO, purworejo24.com – Keresahan warga Desa Kroyo, Kecamatan Gebang, Purworejo, Jawa Tengah dengan kemunculan pria misterius yang menggangu wanita, sangat disayangkan oleh Kapolres Purworejo. Menurut Kapolres, mestinya kejadian ini segera dilaporkan ke polisi agar polisi bisa bertindak.  Kapolres juga menyatakan bahwa aksi pria misterius itu merupakan aksi teror yang belum masuk kategori gawat.

Saat ditemui purworejo24.com, Jumat (20/9/2019), Kapolres Purworejo AKBP Indra Kurniawan Mangungsong menyatakan rangkaian peristiwa tersebut telah terjadi sejak sekitar tahun 2018 lalu, dengan korban lebih dari 10 orang. Namun tidak segera di laporkan ke pihak berwajib, dan menjadikan pihak Polres menjadi kebingungan. Namun Kapolres juga memaklumi, karena warga tidak melapor lantaran tidak terjadi kehilangan atau pun luka juga tindak asusila saat pria memasuki rumah warga.

“Kita masih melakukan pendalaman, secara motif belum bisa diketahui karena tidak ada barang yang hilang. Makanya korban tidak melaporkan jadi kita yang bingung kemarin kok ada kejadian seperti itu bahkan beberapa kali kok tidak ada yang melaporkan. Semestinya masyarakat melaporkan kejadian itu kepada kita,” kata Kapolres.

Balai Desa Kroyo Kecamatan Gebang Purworejo
Balai Desa Kroyo Kecamatan Gebang Purworejo

Dari hasil penyelidikan sementara, peristiwa itu terungkap dan diketahui oleh petugas, setelah ada laporan pada tanggal 11 September 2019 lalu.

“Ada laporan masyarakat adanya percobaan pencurian dengan pemberatan. Kemudian setelah didatangi memang tidak ada barang yang hilang. Namun ditemukan jejak kaki dirumah salah satu pelapor. Memang rumah kalau didesa itu tembok tidak terlalu tinggi dan mungkin bisa dipanjat oleh masyarakat. Kemudian dengan kejadian itu dikait-kaitkanlah dengan adanya penampakan atau orang yang dicurigai menggunakan cadar penutup muka atau dibilang pakai sarung, diduga itu padahal kejadian di masyarakat terjadi sudah agak lama sekitar bulan Mei atau Juni lalu,” jelasnya

Adanya runtutan kejadian itu, masyarakat tidak melaporkan kepada pihak berwajib, dan hanya masih menduga-duga saja. Dan dengan kejadian curat ini maka dikait-kaitkanlah dengan kejadian sebelumnya.

Dari keterangan yang didapat dari Kepala Desa Kroyo, lanjutnya, ada 11 orang yang telah dimasuki rumahnya oleh pria misterius tersebut. Dan kesebelas orang itu telah dimintai keterangan oleh petugas.

“Memang secara kasat mata mereka ada yang merasa dipegang padahal hanya melihat orang pakai ini, dan kejadiannya memang terjadi hanya di Desa Kroyo. Kita bisa memperkirakan bahwa ini terjadi bisa jadi apakah karena ada masyarakat yang iseng karena waktu kejadian itu saat akan sholat subuh. Jadi rentan waktunya sebentar. Dan mereka tahu di situ ada siapa saja yang ada dan rata rata yang didatangi itu adalah orang orang tidak memiliki keluarga besar seperti hanya tinggal bersama seorang perempuan atau anak kecil,” tambahnya.

Pihaknya mengaku telah mengupayakan langkah-langkah kongkrit dalam mengatasi persoalan yang terjadi di Desa Kroyo, salah satunya yaitu dengan bentuk tim khusus.

“Kita telah bentuk tim, karena kalau kita bentuk secara open ini maka pelaku tidak akan keluar. Kita juga telah menghimbau kepada masyarakat untuk mengaktifkan pos kampling terbukti saat pos kampling dilaksanakan tidak terjadi apapun baru setelah mereka tidak jaga pos kampling kejadian itu terjadi lagi,” ujarnya.

Menurutnya aksi pria misterius yang terjadi di Desa Kroyo itu dianggap merupakan aksi teror yang belum masuk kategori gawat.

“Jadi ini bentuk terornya tidak ada yang sampai terluka ataupun terjadi pelecehan sexsual kemudian tidak ada barang barang yang hilang. Maka saya harap masyarakat tetap tenang, jalani aktifitas seperti biasa dan jangan terpancing oleh isu isu yang tidak benar,” pungkasnya.(P24-Drt)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.