PURWOREJO, purworejo24.com – Dinas Sosial Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah akan mencoret 1.010 keluarga penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Pada awal tahun 2020 mendatang, nama mereka tidak akan muncul lagi dalam daftar penerima bantuan.
Koordinator PKH Kabupaten Purworejo Yuli Prabowo mengungkapkan pihaknya sedang melaksanakan pencoretan sekitar 1010 penerima bantuan. Saat ini yang sudah positif di keluarkan ada sekitar 400 penerima. Mereka dicoret dari daftar karena para penerima bantuan sudah terverifikasi mampu dalam hal ekonomi.
“Sekitar 1010 untuk yang sudah masuk list. Tapi yang baru kita non eligibel-kan sekitar 400 an, karena sudah ada verifikasi nya mereka mampu,” kata Yuli saat ditemui purworejo24.com dikantor nya (23/9/2019)
Yuli menambahkan proses pencoretan selanjutnya akan diselesaikan di tahap 4 periode 2019 sehingga nantinya pada tahap pertama tahun 2020 para penerima bantuan PKH sudah tidak masuk daftar lagi.
“Tahap 4 ini kita sudah mulai mengeluarkan yang 600 sehingga nantinya di 2020 tahap pertama sudah tidak muncul lagi,” ucapnya.
Selama tahun 2019 sudah tercatat 1584 progam penerima harapan yang sudah tidak mendapat bantuan dari Dinas Sosial. Dari data awal tahun 2019 penerima bantuan PKH sebesar 33.635 menjadi 32.051 penerima bantuan pada triwulan ke empat.
“Tahun 2019 data awal kita tahap satu 33.635 sekarang 32.051 ya tinggal dikurangi aja. Tahun ini aja berarti yang keluar sudah sudah 1584 sampai tahap ke empat yaitu triwulan ke empat,” ucapnya.
Untuk memotivasi para penerima batuan sosial ini agar dapat ber graduasi mandiri, dari dinas diadakan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2) atau Familly Development Session (FDS). Yang nantinya diharapkan mampu merangsang kesadaran para penerima bantuan agar dapat mandiri tanpa menggunakan bantuan dari pemerintah.
“Untuk itu kita ada yang namanya P2K2, P2K2 itu pertemuan peningkatan kemampuan keluarga, jadi dengan P2K2 mereka disadarkan untuk merubh pola pikir mereka. Yag jelas di P2K2 nantinya diajari bagaimana pendidikan pengsuhan anak yang baik dan lain-lain dan ini kita laksanakan 1 bulan sekali,” tandasnya. (P24-Byu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








