Sosialisasi Germas, Dinas Kesehatan Ajak Komunitas Peduli Kesehatan
Sebarkan artikel ini
).
Sosialisasi Germas di gedung PGRI, Kamis (8/8/2019)
PURWOREJO, purworejo24.com – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, mengajak sejumlah Komunitas yang ada di Kabupaten Purworejo, melakukan sosialisasi mengenai Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
Sosialisasi pergerakan masyarakat pada kelompok peduli kesehatan di kabupaten Purworejo itu, dilaksanakan di gedung PGRI, pada kamis (8/8/2019) dengan melilbatkan 155 orang peserta.
“Sosialisasi pergerakan masyarakat pada kelompok peduli kesehatan di kabupaten Purworejo ini, kami mengundang tiga kelompok peduli kesehatan, yaitu Kelompok Rintisan Kampung Olahraga Kelurahan Kledung Karangdalem Kecamatan Banyuurip, Komunitas Sepeda Purworejo Cicling Family (PCF) dan Kelompok Senam Prolansi Purworejo.,” kata Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Budi Kristianto, SKM, Mkes.
). Sosialisasi Germas di gedung PGRI, Kamis (8/8/2019)
Diungkapkan, ada beberapa faktor yang bisa dilakukan untuk hidup sehat di masyarakat yaitu masyarakat harus mau berperilaku hidup sehat, maka perlu diarahkan pada Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Yakni, melalui program Germas.
“Masyarakat diharap peduli dengan pencegahan penyakit baik penyakit menular maupun penyakit tidak menular, melalui Germas yang fokusnya aktivitas fisik minimal 30 menit sehari, konsumsi buah dan sayur, cek kesehatan rutin minimal 6 bulan sekali, enyahkan asap rokok, memberikan ASI eksklusif pada bayi yang berusia 0-6 bulan, dan perangi stunting,” jelasnya.
Menurutnya, Germas harus terus disosialisasikan ke lapisan masyarakat. Salah satunya dengan melibatkan kelompok-kelompok masyarakat, untuk membantu menyosialisasikan Germas di lingkungan masing-masing.
“Harapannya setelah ini nanti bisa mensosialisasikan gerakan peduli kesehatan kepada komunitasnya masing masing, juga terhadap masyarakat lain disekitarnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Purworejo, dr Sudarmi MM, mengatakan, sejak diterbitkanya Pergub Jateng nomor 35 tahun 2017 tentang Germas dan SK Gubernur nomor 440/78 tahun 2017, Gerakan Hidup Sehat terus digencarkan oleh Dinas Kesehatan untuk menuju masyarakat hidup sehat.
“Saat ini Purworejo menjadi fokus Germas Jawa Tengah, kita terus mengupayakan agar masyarakat hidup sehat. Secara data riset Dinkes ada 37,4 persen penderita hipertensi dan 1,1 persen penderita diabetes, yang berumur diatas 15 tahun keatas, untuk kabupaten Purworejo. Namun demikian, Purworejo telah lengkap memiliki alat skrining kesehatan yang dimiliki oleh setiap Posbindu Desa se-Kabupaten Purworejo, sehingga di tahun 2019 ini Purworejo mendapat predikat satu-satunya kabupaten di Jawa Tengah sebagai Posbindu terbaik 1,” jelasnya.
Diakhir kegiatan seluruh peserta dibekali dengan alat Smart Pedometer untuk menghitung deteksi langkah peserta. Selain itu peserta juga diberikan tumbler dan piring kesehatan.
“Beberapa bulan kedepan peserta akan kami evaluasi bersama, seberapa besar hasil manfaat yang didapat dari sistem kerja alat yang diberikan,” pungkasnya. (P24-Drt)