- PURWOREJO, purworejo24.com – Bupati Purworejo, Agus Bastian SE., MM., kembali merotasi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Purworejo.
Pelantikan 28 pejabat itu dilakukan di ruang Bagelen Setda Purworejo, pada jumat (5/7/2019). Adapun pejabat yang dilantik diantaranya, Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama meliputi Drs Pram Prasetyo Achmad, MM., dari jabatan sebelumnya yaitu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah menjadi Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Drs Sigit Budimulyanto, MM., dari jabatan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika menjadi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakan, perpanjangan jabatan sebagai Kepala Inspektorat yaitu Drs R. Achmad Kurniawan Kadir, MPA.

Selain itu sejumlah jabatan lain juga dirotasi, diantaranya Jabatan Administrator meliputi Bambang Gatot Seno Aji SE, MM dari Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda menjadi Sekretaris Dinhub, Anas Naryadi SH., MM. dari Kepala Bidang Pengembangan Kerjasama Desa dan Kawasan Perdesaan Dinpermades menjadi Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda, Abdul Malik SE., MM dari Kepala Subbagian Bina Produksi Setda menjadi Kepala Bidang Pengembangan Kerjasama Desa dan Kawasan Perdesaan Dinpermades, 1 pejabat bidang Tenaga Kesehatan serta 13 pejabat di lingkungan pengawas.
Dalam sambutanya Bupati Purworejo, Agus Bastian SE., MM., mengatakan, karier Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya dalam pengangkatan jabatan struktural bukanlah sebuah proses yang mudah dan sederhana bagi pejabat pembina kepegawaian yang berwenang. Diperlukan banyak pertimbangan agar dapat memperoleh pejabat yang tepat untuk menduduki sebuah jabatan struktural (right man on the right place).
“Hal ini penting dan perlu dilakukan, karena menyangkut proses pengambilan keputusan yang tepat dapat meningkatkan motivasi dan kinerja aparatur ASN,” katanya.
Menurutnya, ada hubungan yang cukup signifikan antara motivasi kerja dan kinerja seseorang. Yaitu seorang akan meningkat kinerjanya apabila dalam bekerja ia memiliki motivasi yang tinggi. Sedangkan orang yang memiliki motivasi yang rendah akan cenderung bekerja asal-asalan dan memiliki kinerja yang tidak memuaskan.
“Dengan demikian, proses pengambilan keputusan khususnya dalam hal memilih dan menempatkan ASN dalam sebuah jabatan struktural memerlukan ketelitian, kecermatan, dan pertimbangan-pertimbangan yang matang,” lanjutnya.
Dijelaskan, aparatur birokrasi merupakan orang-orang yang harus mau terus belajar untuk meningkatkan kemampuannya, belajar dari kesalahan di masa lalu untuk kemudian memperbaikinya, serta melakukan inovasi dalam pekerjaan. Sehingga akan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi, agar misi melayani publik yang diemban dapat tercapai.
Dalam kesempatan itu Bupati juga mengingatkan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan sebaik-baiknya, serta menjunjung tinggi disiplin dan profesionalisme.
“Saudara juga harus bisa menjaga roda organisasi di unit kerja masing-masing agar selalu on the track, dengan terus memacu peningkatan kinerja, penegakan disiplin serta pengelolaan administrasi,” pesannya.
Tak hanya itu, bupati juga berpesan, sebagai pimpinan pada satuan kerja dan unit kerja, pejabat memiliki tugas dan tanggung jawab terhadap pembinaan kepegawaian.
“Untuk itu saya minta agar Saudara-saudara dapat berperilaku lebih disiplin karena saudara-saudara akan menjadi contoh dan teladan bagi para staf yang Saudara pimpin,” tandasnya.(P24-Drt )
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








