BAGELEN, purworejo24.com – Universitas Indonesia (UI) Jakarta, mendorong semua elemen masyarakat desa yang ada di wilayah Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo untuk aktif mengenalkan potensi yang dimiliki daerahnya. Publikasi itu bisa dilakukan dengan cara mandiri oleh masyarakat atau melalui website milik desa maupun bekerjasama dengan sejumlah media massa yang ada.
Salah satu dorongan itu diberikan UI kepada masyarakat melalui pelatihan jurnalistik kepada warga yang tergabung dalam Paguyuban Wayah Bagelen (PWB). Pelatihan jurnalistik warga digelar disalah satu rumah milik warga di Desa Krendetan, Kecamatan Bagelen, sebagai salah satu kegiatan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (Pengmas) Universitas Indonesia (UI), pada Jumat (12/7/2019) dan sabtu (13/7/2019).
Hadir sebagai narasumber adalah Dosen Sastra di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Indonesia (UI) Dr. Sunu Wasono, M.Hum, dan redaktur salah satu media massa di Purworejo, Eko Mulyanto. Adapun materi yang diberikan dalam acara tersebut adalah dasar-dasar jurnalistik serta cara pengambilan gambar video secara baik.
“Era millenial yang didukung kemajuan teknologi informasi menjadi peluang bagi daerah untuk dapat memanfaatkan sarana digital guna melakukan promosi. Apalagi promosi lewat internet tak terbatas oleh waktu dan tak tersekat oleh jarak. Sudah saatnya warga berperan aktif melakukan promosi potensi yang dimiliki desa melalui internet,” kata Sunu Wasono yang ditemui purworejo24.com di lokasi, Jumat (12/7/2019).
Sunu menambahkan, di Kecamatan Bagelen sendiri banyak potensi yang belum digali dan dipromosikan, baik itu wisata, seni dan budaya serta kulinernya.
“Bagelen memiliki banyak potensi yang perlu diangkat termasuk untuk dipromosikan melalui media massa juga media sosial,” lanjutnya.
Sementara itu, Staf Pengajar Departemen Filsafat Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia (UI), Dr. Ganang Dwi Kartika, SS, M.Hum, mengatakan Pengmas Universitas Indonesia (UI) dilaksanakan selama sepekan di bulan Juli ini. Adapun kegiatannya meliputi pemasangan jaringan listrik di obyek wisata alam Gunung Buthak dan Pemasangan pompa air sampai puncak Gunung Butak, wirausaha di Desa Somorejo, agrobisnis penanaman bibit durian dan alpukat, serta pemberian bibit lele di embung Dusun Mejing Desa Somorejo.
“Kami juga melakukan perluasan jaringan internet masuk desa daerah susah sinyal internet di wilayah Kecamatan Bagelen, pelatihan journalist warga, pelatihan pembuatan proposal untuk perangkat desa serta pembinaan dan motivasi kelompok tani di Desa Somorejo,” ucapnya. (P24-Drt)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







