PURWOREJO, purworejo24.com – Muhamad Abdullah, SE, SH, MAP resmi mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Ketua II Dewan Pendidikan Kabupaten Purworejo. Surat pengunduran diri tersebut telah disampaikan kepada Bupati Purworejo melalui Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo pada 21 Mei 2026.
Dalam surat tertanggal 20 Mei 2026 itu, Abdullah menyampaikan permohonan mundur dari kepengurusan Dewan Pendidikan Kabupaten Purworejo masa jabatan 2025–2030 yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Purworejo Nomor 100.3.3.2/732/2025 tanggal 10 November 2025.
Dalam isi suratnya, Abdullah menyebut dua alasan utama pengunduran dirinya, yakni merasa memiliki keterbatasan kompetensi di bidang pendidikan serta ingin lebih fokus mengurus keluarga, usaha, dan kegiatan olahraga.
“Dengan surat ini mengajukan permohonan pengunduran diri dari Dewan Pendidikan Kabupaten Purworejo,” tulis Abdullah dalam surat tersebut.
Meski mengundurkan diri, Abdullah tetap menyampaikan harapan agar Dewan Pendidikan Kabupaten Purworejo semakin maju dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pendidikan daerah melalui gagasan, pemikiran, serta rekomendasi kepada kepala daerah.
Ia juga berharap pemerintah daerah dapat lebih memberdayakan dan memaksimalkan fungsi substantif Dewan Pendidikan.
“Jangan sampai Dewan Pendidikan terbentuk hanya sebatas menggugurkan amanat konstitusi tanpa fungsi,” ungkapnya, pada Minggu (24/5/2026)
Surat pengunduran diri tersebut turut ditembuskan kepada Wakil Bupati Purworejo, Ketua I Dewan Pendidikan Kabupaten Purworejo, dan arsip.
Menanggapi hal itu, Bidang Pelayanan dan Pengawasan II Dewan Pendidikan Kabupaten Purworejo, Toha Mahasin, mengaku menyayangkan keputusan mendadak tersebut. Menurutnya, sosok Muhamad Abdullah dikenal aktif menyampaikan berbagai gagasan dan ide solutif untuk kemajuan pendidikan di Purworejo.
“Saya mengusulkan agar Ketua mengundang semua anggota Dewan Pendidikan terlebih dahulu, lalu Pak Abdullah diberi kesempatan untuk menyampaikan alasan sesungguhnya atas keputusan mendadak tersebut,” kata Toha.
Ia berharap masih ada ruang dialog agar Abdullah dapat mempertimbangkan kembali keputusannya untuk mundur dari Dewan Pendidikan.
“Figur seperti Abdullah yang kaya dengan gagasan dan ide-ide solutif sangat disayangkan jika mundur dari keanggotaan Dewan Pendidikan. Siapa tahu Ketua dan seluruh anggota bisa membujuk beliau untuk tetap bertahan jika ada kesempatan berdiskusi langsung,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, S.STP, M.M, mengaku baru mengetahui informasi tersebut.
“Kulo malah nembe mangerthos,” ujarnya singkat. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







