PURWOREJO, purworejo24.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purworejo menggelar Launching Pemilihan Bupati (Pilbup) dan Wakil Bupati Purworejo 2020. KPU Purworejo juga meluncurkan maskot Pilkada Purworejo 2020 bernama Si Manggis yang juga menandai dimulainya penyelenggaraan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) atau Pikada Tahun 2020 di Kabupaten Purworejo.
Secara simbolik Launching Pemilukada 2020 ditandai dengan pemukulan bedug oleh Ketua KPU Purworejo, Dulrokhim, diikuti tabuhan rebana serta pelepasan balon dan burung merpati oleh jajaran anggota KPU, Forkopimda, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Purworejo.
Ketua KPU Purworejo Dulrokhim menjelaskan, buah manggis dipilih sebagai maskot Pilkada karena merupakan salah satu komoditas lokal unggulan Purworejo dan memiliki banyak makna filosofi terkait penyelenggaraan Pilkada.
“Estetika Rasa, Manggis memiliki rasa yang manis dan tekstur yang lembut. Mengandung makna, bahwa demikianlah semestinya seorang pemimpin dapat menjadi panutan, dengan tingkah laku, perilaku yang baik, yang dapat dijadikan teladan bagi rakyatnya. Lebih daripada itu juga mempunyai pribadi dan karakter yang membumi, merakyat dan lemah lembut, sehingga kedekatan pemimpin kepada rakyatnya dapat terjalin dengan baik,” jelasnya kepada purworejo24.com saat dikonfirmasi pada (01/12/2019).
Pihaknya menambahkan bahwa buah Manggis dilihat dari estetika bentuk yang berstruktur bulat dan rata serta tangkai yang menghadap ke atas. Bentuk tubuh dan tangkai seperti inilah yang melambangkan seorang pemimpin.
“Sebuah kepemimpinan idealnya memiliki konsep dan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat secara umum dan meliliki konsep melindungi, serta memiliki karakter adil dan merata,” ucapnya
Dalam acara yang berlangsung Minggu, (1/12/2019) pagi di Gerbang Alun-Alun Purworejo tersebut, KPU juga mengenalkan jingle “Ayo Memilih” hasil aransemen H Dandung Danadi.
Anggota KPU Jawa Tengah Paulus Widiyantoro yang juga turut hadir dalam kesempatan tersebut menyebutkan bahwa kabupaten/kota yang akan menyelenggaran Pemilukada pada tahun 2020 ada sebanyak 270 di seluruh Indonesia. Sementara untuk Jawa Tengah ada 21 kabupaten/kota.
“Pemilihan bupati adalah pesta demokrasi dimana semuanya harus bisa dinikmati dan merasa senang,” katanya. (P24-Byu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







