PendidikanPolitik

Pendidikan Politik Sejak Dini Jadi Benteng Generasi Muda Hadapi Arus Informasi Digital

26
×

Pendidikan Politik Sejak Dini Jadi Benteng Generasi Muda Hadapi Arus Informasi Digital

Sebarkan artikel ini
Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, pada KPU Purworejo, Abdul Azis saat memberikan materi
Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, pada KPU Purworejo, Abdul Azis saat memberikan materi

GEBANG, purworejo24.com — Pendidikan politik bagi generasi muda dinilai menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran demokrasi sekaligus membentengi pelajar dari pengaruh informasi yang menyesatkan di era digital.

Hal itu mengemuka dalam kegiatan Pendidikan Politik bagi Generasi Muda yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Purworejo di SMP Negeri 22 Purworejo, pada Jumat (29/5/2026).

Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, pada KPU Purworejo, Abdul Azis, yang hadir sebagai narasumber menekankan bahwa generasi muda perlu memahami politik bukan sebatas urusan pemilu atau perebutan kekuasaan, melainkan sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, pelajar saat ini hidup di tengah derasnya arus informasi media sosial yang sering kali bercampur antara fakta, opini, hingga hoaks. Karena itu, kemampuan berpikir kritis dan sikap bijak dalam menerima informasi menjadi bekal penting bagi generasi muda.

Anak-anak muda harus mulai belajar memahami demokrasi secara sehat. Jangan mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya, apalagi yang memecah persatuan,” ujar Abdul Azis dalam penyampaian materinya.

Ia juga mengingatkan bahwa generasi muda, khususnya para pelajar yang nantinya menjadi pemilih pemula, memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa.

Partisipasi politik yang cerdas, kata dia, dapat dimulai dari hal sederhana seperti menghargai perbedaan pendapat, aktif berdiskusi, hingga menjaga etika dalam bermedia sosial.

Kegiatan tersebut berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias menyampaikan pertanyaan seputar demokrasi, peran anak muda dalam pembangunan daerah, hingga cara menyikapi perbedaan pandangan di lingkungan pergaulan maupun media digital.

Pendidikan politik sejak usia sekolah dinilai penting karena dapat membentuk karakter generasi muda yang tidak apatis terhadap persoalan bangsa.

Selain itu, pemahaman politik yang baik juga menjadi upaya pencegahan terhadap radikalisme, intoleransi, serta penyebaran ujaran kebencian di ruang digital.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Purworejo, Puguh Trihatmoko, S.H., M.H dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa pendidikan politik bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan sekolah, keluarga, dan masyarakat agar lahir generasi yang memiliki integritas dan kepedulian sosial.

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, S.H., Ketua Komisi I DPRD Purworejo Budi Sunaryo, S.Sos., Danan Purnomo, S.H., M.Si., Forkompimcam Gebang, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para pelajar tidak hanya memahami pentingnya demokrasi, tetapi juga mampu menjadi generasi yang cerdas, toleran, serta bertanggung jawab dalam menjaga persatuan dan masa depan bangsa. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.