Kesehatan

SAPA RS Cokronegoro Diluncurkan, Pasien Bisa Cek Jadwal Dokter hingga Hasil Laboratorium Lewat Browser

1
×

SAPA RS Cokronegoro Diluncurkan, Pasien Bisa Cek Jadwal Dokter hingga Hasil Laboratorium Lewat Browser

Sebarkan artikel ini
Direktur RSUD R.A.A. Tjokronegoro Purworejo, dr. Nunik Sulistyaningsih, M.Sc menunjukkan aplikasi SAPA RSTN
Direktur RSUD R.A.A. Tjokronegoro Purworejo, dr. Nunik Sulistyaningsih, M.Sc menunjukkan aplikasi SAPA RSTN

PURWOREJO, purworejo24.com –RSUD R.A.A. Tjokronegoro Purworejo terus memperkuat transformasi pelayanan kesehatan berbasis digital. Salah satu inovasi yang kini mulai dimanfaatkan pasien adalah SAPA RS Cokronegoro (Sistem Aplikasi Pasien), yang memberikan kemudahan akses berbagai informasi pelayanan rumah sakit melalui browser.

SAPA RS Cokronegoro resmi diluncurkan pada 1 September 2026, bertepatan dengan peringatan HUT ke-6 RSUD R.A.A. Tjokronegoro Purworejo.

Tim IT RSUD R.A.A. Tjokronegoro Purworejo, Binar Cipta Anggara, mengatakan SAPA dapat diakses melalui sapa.rs-cokronegoro.id menggunakan perangkat Android maupun iPhone.

Keunggulan aplikasi tersebut, kata Binar, pasien tidak perlu mengunduh aplikasi khusus. Cukup membuka browser dan memasukkan alamat SAPA RS Cokronegoro.

Untuk akses kita tidak perlu menginstal, tinggal buka browser, ketik alamat sapa.rs-cokronegoro.id, kemudian masuk,” ujar Binar, Selasa (8/9/2026).

Sebelum login, pengguna dapat melihat sejumlah informasi umum, seperti jadwal dokter hingga tujuh hari ke depan, ketersediaan tempat tidur, serta antrean farmasi dengan memasukkan nomor rekam medis.

Sedangkan pasien yang telah login menggunakan nomor rekam medis dan tanggal lahir dapat mengakses fitur yang lebih lengkap. Di antaranya booking pasien umum, hasil laboratorium, serta hasil radiologi.

Khusus hasil radiologi, rumah sakit masih terus mengembangkan fitur agar gambar hasil pemeriksaan juga dapat ditampilkan secara optimal.

Pengembangan SAPA tidak berhenti pada fitur yang tersedia saat ini. Ke depan, RSUD R.A.A. Tjokronegoro menyiapkan fitur pemantauan tagihan pasien, edukasi kesehatan, resep dan riwayat resep, hingga notifikasi apabila dokter cuti atau poliklinik tidak membuka pelayanan.

Direktur RSUD R.A.A. Tjokronegoro Purworejo, dr. Nunik Sulistyaningsih, M.Sc., mengatakan kehadiran SAPA merupakan bagian dari upaya rumah sakit meningkatkan mutu pelayanan di seluruh lini.

Menurutnya, momentum HUT ke-6 RSUD R.A.A. Tjokronegoro juga diisi dengan lomba inovasi yang melibatkan berbagai ruangan di lingkungan rumah sakit.

Dari kegiatan tersebut, terdapat sekitar 16 inovasi yang dihasilkan dan dipresentasikan oleh masing-masing ruangan. SAPA RS Cokronegoro menjadi salah satu inovasi yang lahir dari semangat tersebut.

Di dalam kegiatan HUT itu juga ada lomba inovasi. Kita kemarin sudah menelorkan sekitar 16 inovasi, setiap ruangan mengirimkan inovasi, termasuk inovasi aplikasi ini,” kata Nunik.

Ia menegaskan, inovasi-inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya RSUD R.A.A. Tjokronegoro untuk terus melakukan pembenahan pelayanan, bukan hanya dalam aspek teknologi, tetapi di berbagai lini.

Tema HUT ke-6 rumah sakit sendiri adalah Transformasi Pelayanan di Rumah Sakit Cokronegoro dengan Menguatkan Mutu, Menghadirkan Kepercayaan.”

Jadi kita memang sedang proses peningkatan mutu di semua lini. Tujuannya adalah kepercayaan pasien atau masyarakat Purworejo semakin meningkat,” jelasnya.

Nunik mengatakan digitalisasi menjadi salah satu fokus utama pengembangan pelayanan RSUD R.A.A. Tjokronegoro. Melalui digitalisasi, berbagai proses yang sebelumnya membutuhkan dokumen atau akses secara langsung secara bertahap dapat dilakukan dengan lebih praktis.

Jadi kita fokusnya adalah digitalisasi layanan. Hampir di semua lini kita sedang proses pengembangan digitalisasi,” ujarnya.

Selain memudahkan pasien, digitalisasi juga diarahkan untuk mendukung efisiensi dan mengurangi penggunaan kertas atau paperless.

RSUD R.A.A. Tjokronegoro menargetkan pengembangan digitalisasi terus dilakukan hingga 2027, sehingga semakin banyak layanan rumah sakit dapat diakses melalui sistem digital.

Nunik berharap inovasi dan digitalisasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tujuan inovasi adalah peningkatan pelayanan, memberikan kepuasan kepada pasien. Dengan digitalisasi pasti lebih mudah, lebih cepat, lebih hemat. Bagi masyarakat lebih cepat dan lebih mudah,” katanya.

Ia menambahkan, kemudahan pelayanan pada akhirnya diharapkan berdampak pada meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap RSUD R.A.A. Tjokronegoro.

Kalau kita memudahkan masyarakat, memudahkan pasien, otomatis kepercayaan pasien kepada rumah sakit semakin meningkat,” pungkasnya. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.