Teknologi

CCTV Publik Purworejo Kini Terintegrasi LEKJO, Warga Bisa Pantau Kondisi Wilayah Secara Online

15
×

CCTV Publik Purworejo Kini Terintegrasi LEKJO, Warga Bisa Pantau Kondisi Wilayah Secara Online

Sebarkan artikel ini
Kegiatan Bimbingan Teknis Integrasi CCTV ke dalam aplikasi LEKJO
Kegiatan Bimbingan Teknis Integrasi CCTV ke dalam aplikasi LEKJO

PURWOREJO, purworejo24.com – Masyarakat Kabupaten Purworejo kini memiliki cara yang lebih praktis untuk memantau kondisi sejumlah titik strategis secara visual sebelum melakukan aktivitas di luar rumah. Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Dinkominfostasandi) mengembangkan LEKJO (Lensa Kabupaten Purworejo) sebagai portal pantauan CCTV publik yang dapat diakses secara online.

Penguatan layanan tersebut dilakukan melalui Bimbingan Teknis Integrasi CCTV ke dalam aplikasi LEKJO, yang digelar Kamis (24/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Purworejo memperkuat transformasi digital sekaligus mengintegrasikan kamera pengawas yang dikelola berbagai perangkat daerah dalam satu platform.

Kepala Dinkominfostasandi Kabupaten Purworejo, Ganis Pramudito, S.STP., M.Si., mengatakan LEKJO sejak awal dirancang untuk memberikan informasi visual mengenai kondisi wilayah kepada masyarakat secara langsung.

Melalui platform LEKJO ini, masyarakat dapat memantau situasi wilayah di berbagai titik strategis di Purworejo. Tujuan awalnya memang menyediakan informasi visual secara real time kepada masyarakat melalui website,” kata Ganis saat membuka kegiatan bimtek.

Menurutnya, keberadaan layanan tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh gambaran kondisi suatu lokasi sebelum bepergian. Tayangan CCTV dapat dimanfaatkan untuk melihat kondisi arus lalu lintas, cuaca, maupun situasi di ruang publik.

Saat ini, LEKJO didukung 26 unit CCTV aktif yang terpasang di sejumlah lokasi strategis di wilayah Kabupaten Purworejo. Kamera tersebut beroperasi selama 24 jam setiap hari sehingga masyarakat dapat mengakses informasi visual kapan pun diperlukan.

Namun, pengembangan LEKJO tidak berhenti pada kamera yang telah terintegrasi. Dinkominfostasandi juga mendorong perangkat daerah yang memiliki dan mengelola CCTV publik untuk melakukan inventarisasi kamera masing-masing.

Data tersebut nantinya dihimpun dan diverifikasi untuk menentukan kamera yang dapat diintegrasikan ke dalam portal LEKJO sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, tayangan CCTV dari berbagai perangkat daerah dapat disajikan melalui satu pintu.

Ganis menegaskan, integrasi sistem tersebut tidak berarti mengalihkan tanggung jawab pemeliharaan kamera kepada Dinkominfostasandi. Operasional, kualitas gambar, serta perawatan perangkat tetap menjadi tanggung jawab masing-masing perangkat daerah pemilik CCTV.

Pemeliharaannya tetap di perangkat daerah. Kami hanya mengintegrasikan penayangan CCTV ke LEKJO agar dapat dilihat masyarakat,” jelasnya.

Integrasi CCTV tersebut diharapkan membuat pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan Pemkab Purworejo semakin terhubung. Selain memberikan akses informasi kepada masyarakat, data visual dari kamera publik juga dapat menjadi salah satu pendukung dalam pengelolaan berbagai aktivitas dan ruang publik.

Nantinya dengan integrasi tersebut diharapkan membantu masyarakat memantau kondisi lalu lintas, antrean pelayanan, tempat publik, serta situasi pada momentum tertentu, seperti Lebaran, Tahun Baru, karnaval, dan kegiatan masyarakat lainnya,” pungkas Ganis.

Dengan adanya LEKJO, masyarakat dapat terlebih dahulu melihat kondisi suatu lokasi sebelum mendatanginya. Informasi visual tersebut diharapkan membantu warga memperkirakan kondisi perjalanan maupun situasi pelayanan sehingga aktivitas dapat direncanakan secara lebih efisien.

Layanan pantauan CCTV publik LEKJO dapat diakses secara gratis melalui laman lekjo.purworejokab.go.id.


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.