Lingkungan Hidup

DLHP Purworejo Tebar 20 Ribu Benih Ikan Tawes, Libatkan Pelajar dan Pokmaswas Jaga Ekosistem Perairan

21
×

DLHP Purworejo Tebar 20 Ribu Benih Ikan Tawes, Libatkan Pelajar dan Pokmaswas Jaga Ekosistem Perairan

Sebarkan artikel ini
Kegiatan penebaran benih ikan disungai
Kegiatan penebaran benih ikan disungai

PURWOREJO, purworejo24.com – Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo terus mendorong kelestarian sumber daya perikanan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan keberlanjutan ekosistem perairan.

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan penebaran benih ikan tawes di sejumlah perairan di Kabupaten Purworejo, Kamis (6/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 20.000 ekor benih ikan tawes ditebar di beberapa lokasi dengan melibatkan kelompok masyarakat pengawasan (Pokmaswas) serta pelajar sekolah dasar.

Fungsional Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir DLHP Kabupaten Purworejo, Mustopo, ST, mengatakan penebaran benih ikan dilakukan di sejumlah wilayah, yakni Desa Secang dan Desa Pejagran, Kecamatan Ngombol; Desa Semawung, Kecamatan Kutoarjo; serta Desa Purbayan, Kecamatan Kemiri.

Total ikan yang ditebar sebanyak 20.000 ekor jenis ikan tawes. Masing-masing lokasi mendapatkan sekitar 5.000 ekor,” kata Mustopo.

Adapun lokasi penebaran meliputi Embung Pejagran dan Embung Tanaka Bima di Desa Pejagran, Sungai Brug Seng dan Sungai Jali di wilayah Kutoarjo, Sungai Jali di wilayah Desa Secang, serta Sungai Semame di Desa Purbayan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama sejumlah Pokmaswas, yakni Pokmaswas Wayah Jogro di Pejagran, Pokmaswas Paduka di Semawung, Kutoarjo, dan Pokmaswas Purbayan Bersatu di Desa Purbayan.

Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan. Pokmaswas diharapkan tidak hanya berperan dalam pengawasan, tetapi juga ikut membangun kepedulian masyarakat terhadap kelestarian sungai dan lingkungan perairan.

Menariknya, kegiatan tersebut juga melibatkan siswa SD Secang dan SD Purbayan. Para pelajar tidak hanya diajak menyaksikan proses penebaran benih, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan sungai dan kelestarian ikan di perairan.

Edukasi sejak usia sekolah dinilai penting agar kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Anak-anak diharapkan memahami bahwa keberadaan ikan di sungai sangat berkaitan dengan kondisi lingkungan perairan yang bersih dan sehat.

Melalui kegiatan tersebut, para siswa juga diberi kesempatan ikut melakukan penebaran benih ikan sebagai pengalaman langsung dalam mengenal upaya pelestarian sumber daya perikanan.

Mustopo menjelaskan, penebaran benih ikan tersebut merupakan bagian dari Program Pengawasan Sumber Daya Perikanan di Wilayah Sungai, Danau, Waduk, Rawa, dan Genangan Air Lainnya yang Dapat Diusahakan dalam Kabupaten/Kota.

Program tersebut pada dasarnya merupakan upaya pemerintah daerah untuk menjaga dan mengatur pemanfaatan sumber daya ikan di perairan darat agar tetap berkelanjutan.

Pengawasan diperlukan agar aktivitas penangkapan maupun pemanfaatan sumber daya ikan dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak mengancam kelestarian lingkungan maupun stok ikan.

Dengan adanya penebaran benih, diharapkan populasi ikan di sejumlah perairan dapat terjaga dan memberikan manfaat ekologis bagi lingkungan serta masyarakat dalam jangka panjang.

Namun, keberhasilan upaya tersebut tidak hanya bergantung pada jumlah benih yang ditebar. Kondisi habitat, kualitas air, kebersihan sungai, serta perilaku masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya perairan juga menjadi faktor penting.

Karena itu, DLHP Purworejo mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga sungai dari pencemaran, tidak membuang sampah sembarangan, serta mendukung pengawasan terhadap pemanfaatan sumber daya perikanan.

Keterlibatan Pokmaswas dan pelajar dalam kegiatan ini menjadi contoh bahwa pelestarian lingkungan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah menyediakan program dan pendampingan, masyarakat berperan menjaga serta mengawasi lingkungan, sementara generasi muda dikenalkan sejak dini pada pentingnya menjaga alam.

Melalui sinergi tersebut, penebaran 20.000 benih ikan tawes diharapkan tidak sekadar menambah populasi ikan, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menciptakan sungai yang bersih, ekosistem yang sehat, dan sumber daya perikanan Purworejo yang tetap lestari bagi generasi mendatang. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.