Militer

Tak Hanya Cor Jalan, Satgas TMMD Watuduwur Juga Sigap Perbaiki Mesin Molen

4
×

Tak Hanya Cor Jalan, Satgas TMMD Watuduwur Juga Sigap Perbaiki Mesin Molen

Sebarkan artikel ini
Perbaiki mesin molen
Perbaiki mesin molen

BRUNO, purworejo24.com – Ada banyak pekerjaan yang harus dituntaskan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo. Tidak hanya mengandalkan tenaga untuk mengangkut material dan mengecor jalan, anggota Satgas TMMD juga dituntut memiliki kemampuan beragam agar pekerjaan di lapangan tetap berjalan lancar.

Salah satunya terlihat saat mesin molen yang digunakan untuk mengaduk material pengecoran mengalami gangguan. Alih-alih menghentikan pekerjaan, anggota Satgas langsung melakukan pemeriksaan dan perbaikan agar mesin tersebut kembali dapat digunakan.

Peristiwa itu terjadi di lokasi TMMD Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Jumat (7/8/2026). Di sela-sela pengerjaan pengecoran jalan, anggota Satgas tampak memeriksa bagian mesin molen yang mengalami kendala.

Dengan peralatan yang tersedia dan berbekal pengalaman, mereka berupaya mengatasi gangguan tersebut secara mandiri. Bagi Satgas, keberadaan mesin molen cukup vital karena membantu mempercepat proses pengadukan material dan mendukung kelancaran pengecoran.

Sertu Hendik mengatakan, anggota Satgas memang harus memiliki kemampuan yang beragam selama menjalankan tugas di lapangan.

Kalau mesin molen mengalami kendala, tentu harus segera kita perbaiki. Molen sangat penting untuk mempercepat pengadukan material. Jadi sebisa mungkin kita tangani sendiri agar pekerjaan tetap berjalan dan tidak terhambat,” ujarnya.

Menurutnya, setiap kendala yang muncul selama pelaksanaan TMMD harus dihadapi bersama. Selain tenaga dan ketekunan, keterampilan teknis serta kepedulian antaranggota menjadi bagian penting untuk menjaga pekerjaan tetap sesuai target.

Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama menyelesaikan pekerjaan. Tidak hanya tenaga, tetapi juga keterampilan dan kepedulian sangat dibutuhkan di lapangan,” tambahnya.

Sikap tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan TMMD bukan sekadar kegiatan membangun sarana fisik. Di balik pengecoran jalan dan berbagai sasaran pembangunan lainnya, terdapat semangat kebersamaan, gotong royong, dan kemandirian untuk mengatasi berbagai persoalan yang muncul di lapangan.

Bagi masyarakat Desa Watuduwur, kehadiran Satgas TMMD pun menjadi gambaran nyata bahwa pembangunan dilakukan dengan kerja bersama. TNI tidak hanya hadir sebagai pelaksana pembangunan, tetapi juga ikut berbaur, bekerja, dan mencari solusi atas berbagai kendala demi mewujudkan infrastruktur yang nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.