Militer

Kasdam IV/Diponegoro Tutup TMMD Reguler ke-129 di Watuduwur, Infrastruktur Jadi Pengungkit Ekonomi Warga

1
×

Kasdam IV/Diponegoro Tutup TMMD Reguler ke-129 di Watuduwur, Infrastruktur Jadi Pengungkit Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini
Penutuoan TMMD
Penutuoan TMMD

BRUNO, purworejo24.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun 2026 Kodim 0708/Purworejo resmi berakhir. Kepala Staf Kodam (Kasdam) IV/Diponegoro Brigjen TNI Mohammad Andy Kusuma menutup langsung rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo.

Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Desa Gowong, Kecamatan Bruno, Kamis (13/8/2026), dihadiri Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi, Dandim 0708/Purworejo Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, jajaran Forkopimda, Forkopincam Bruno, serta masyarakat.

TMMD Reguler ke-129 berlangsung selama 30 hari, sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Program ini menjadi salah satu bentuk sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah pedesaan.

Penutupan ditandai dengan pemukulan gong oleh Kasdam IV/Diponegoro, dilanjutkan penandatanganan naskah serah terima hasil pelaksanaan TMMD.

Usai upacara, Brigjen TNI Mohammad Andy Kusuma bersama rombongan meninjau sejumlah hasil pembangunan. Sasaran fisik yang telah dikerjakan meliputi jalan rabat beton sepanjang 1.392 meter, 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), lima titik sumur bor dan pipanisasi, lima titik jambanisasi, serta drainase sepanjang 188 meter.

Salah satu sasaran yang dinilai strategis adalah pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.392 meter. Jalan tersebut menghubungkan Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, dengan Desa Dempel, Kabupaten Wonosobo.

Kehadiran akses baru tersebut diharapkan tidak sekadar mempermudah mobilitas warga, tetapi juga memberikan dampak ekonomi. Jalan yang lebih baik akan mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan berbagai produk usaha masyarakat, sekaligus memperkuat akses warga terhadap fasilitas pendidikan, kesehatan, serta pelayanan publik.

Di sisi lain, pembangunan sumur bor, pipanisasi dan jambanisasi menjadi bagian penting dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air dan sanitasi. Sementara rehabilitasi RTLH diharapkan mampu meningkatkan kualitas hunian dan kenyamanan warga penerima manfaat.

Keberhasilan pelaksanaan TMMD juga tidak terlepas dari keterlibatan masyarakat. Semangat gotong royong antara TNI, pemerintah, dan warga menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan di tengah kondisi wilayah yang memiliki tantangan tersendiri.

Dengan berakhirnya TMMD Reguler ke-129, pekerjaan berikutnya bukan hanya menjaga hasil pembangunan, tetapi memastikan seluruh fasilitas tersebut terus memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Masyarakat diharapkan ikut merawat jalan, fasilitas air bersih, sanitasi, rumah hasil rehabilitasi, serta infrastruktur lainnya agar tetap berfungsi dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Program TMMD Reguler ke-129 pun menjadi bukti bahwa pembangunan di tingkat desa dapat berjalan lebih kuat ketika pemerintah, TNI, dan masyarakat bergerak bersama. Semangat kemanunggalan tersebut diharapkan terus berlanjut untuk mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bruno serta wilayah sekitarnya.


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.