Militer

Perempuan Hebat di Tengah TMMD, Sunarti Ikut Berjibaku Bangun Jalan Desa

5
×

Perempuan Hebat di Tengah TMMD, Sunarti Ikut Berjibaku Bangun Jalan Desa

Sebarkan artikel ini
Sunarti
Sunarti

BRUNO, purworejo24.com– Pembangunan desa bukan hanya tentang alat berat, material, dan tenaga. Di balik proses pengecoran jalan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo, terselip semangat gotong royong yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk kaum perempuan.

Salah satunya Sunarti, warga Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo. Ia turut turun langsung membantu Satgas TMMD dan warga dalam pengerjaan sasaran fisik pengecoran jalan, Jumat (7/8/2026).

Tanpa ragu, Sunarti ikut mengerjakan pekerjaan yang dibutuhkan di lokasi. Kehadirannya menjadi gambaran bahwa pembangunan infrastruktur desa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun TNI, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat.

Di tengah aktivitas pengecoran, warga dan anggota Satgas TMMD bekerja berdampingan. Material dipindahkan, adonan cor disiapkan, kemudian dikerjakan secara bersama-sama. Suasana kerja tersebut sekaligus memperlihatkan kuatnya budaya gotong royong yang masih tumbuh di tengah masyarakat Desa Watuduwur.

Bagi Sunarti, ikut membantu pengerjaan jalan merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan desanya. Jalan yang sedang dibangun nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi aktivitas masyarakat serta mendukung mobilitas warga.

Keterlibatan perempuan dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa semangat membangun desa tidak mengenal batas peran. Ketika ada kebutuhan bersama, masyarakat dapat mengambil bagian sesuai kemampuan masing-masing.

Partisipasi Sunarti menjadi warna tersendiri dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-129. Bukan sekadar soal pekerjaan fisik, keterlibatan warga turut memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui interaksi, kerja bersama, serta semangat saling membantu.

TMMD di Desa Watuduwur akhirnya bukan hanya meninggalkan hasil berupa pembangunan infrastruktur. Lebih dari itu, program tersebut juga menghidupkan kembali nilai gotong royong—bahwa jalan menuju kemajuan desa dapat dibangun bersama, dari tenaga, kepedulian, dan kebersamaan warga.


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.