PURWOREJO, purworejo24.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Purworejo. Tim Ansambel Campuran 3 Alat Musik SMP Negeri 2 Purworejo berhasil meraih Juara 1 tingkat Provinsi Jawa Tengah pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tahun 2026, sekaligus mengukuhkan kualitas pembinaan seni musik di sekolah tersebut.
Keberhasilan ini disambut penuh rasa syukur oleh Kepala SMP Negeri 2 Purworejo, Prastowo Widagdo, S.Pd., M.Pd.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat, mulai dari peserta didik, guru pembina, orang tua, hingga seluruh warga sekolah.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi luar biasa ini. Keberhasilan meraih Juara 1 tingkat Provinsi Jawa Tengah merupakan buah dari kerja keras siswa, dedikasi guru pembina, dukungan orang tua, dan komitmen seluruh warga sekolah. Prestasi ini membuktikan bahwa dengan pembinaan yang terarah dan semangat pantang menyerah, siswa mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di tingkat provinsi,” ujarnya, Selasa (28/7/2026).
Prastowo menegaskan, prestasi tersebut tidak hanya mengharumkan nama SMP Negeri 2 Purworejo, tetapi juga Kabupaten Purworejo. Lebih dari itu, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, melainkan juga pada pengembangan bakat, kreativitas, karakter, dan kecintaan terhadap seni budaya.
“Seni budaya memiliki peran penting dalam membentuk pribadi yang kreatif, apresiatif, sekaligus turut melestarikan budaya bangsa,” katanya.
Ia menjelaskan, sekolah memiliki komitmen kuat dalam mendukung pengembangan potensi peserta didik melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler, pembinaan rutin, pendampingan oleh guru yang kompeten, penyediaan sarana latihan, hingga memberikan kesempatan mengikuti berbagai kompetisi mulai tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Untuk mencetak prestasi, sekolah menerapkan sejumlah strategi, di antaranya pemetaan bakat siswa sejak dini, latihan yang terjadwal dan berkesinambungan, pembinaan intensif, evaluasi berkala, simulasi penampilan sebelum lomba, serta membangun kolaborasi yang erat antara sekolah, orang tua, dan peserta didik.
Selain itu, sekolah juga memberikan dukungan penuh selama proses persiapan lomba melalui penyediaan fasilitas latihan, pengaturan jadwal yang fleksibel agar tidak mengganggu kegiatan belajar, pemenuhan kebutuhan perlengkapan, serta dukungan moral kepada guru pembina maupun siswa.
Menurut Prastowo, kegiatan ansambel musik juga menjadi media efektif dalam membangun karakter peserta didik. Melalui latihan dan penampilan bersama, siswa belajar disiplin, tanggung jawab, kerja sama, saling menghargai, kepemimpinan, ketekunan, kreativitas, hingga kemampuan berkomunikasi.
“Dalam sebuah ansambel, keberhasilan tidak ditentukan oleh individu, tetapi oleh kekompakan seluruh anggota tim. Nilai-nilai inilah yang menjadi bekal penting bagi masa depan mereka,” jelasnya.
Ke depan, SMP Negeri 2 Purworejo berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkembang. Jika terdapat kesempatan mengikuti kompetisi tingkat nasional, sekolah menyatakan siap melakukan persiapan secara maksimal. Terlebih, pada tahun sebelumnya sekolah juga pernah meraih prestasi juara nasional pada bidang yang sama.
“Target kami bukan hanya meraih prestasi, tetapi membangun budaya sekolah yang unggul, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik,” ungkapnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta didik agar tidak cepat berpuas diri atas prestasi yang telah diraih.
“Jadikan prestasi ini sebagai awal perjalanan menuju keberhasilan yang lebih tinggi. Tetap rendah hati, terus belajar, berlatih dengan sungguh-sungguh, jangan cepat puas, jadilah inspirasi bagi teman-teman, dan jangan lupa selalu berdoa,” pesannya.
Prastowo berharap pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, dan masyarakat terus memberikan dukungan terhadap pembinaan seni di sekolah melalui penyelenggaraan kompetisi yang berkelanjutan, pelatihan, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.
Menurutnya, seni merupakan bagian penting dalam membentuk generasi yang kreatif, berbudaya, dan memiliki daya saing.
Adapun personel Tim Ansambel Campuran 3 Alat Musik SMP Negeri 2 Purworejo yang berhasil mengharumkan nama sekolah dalam FLS3N Tahun 2026 adalah Argya Panggah Respati, Ibrahim Arkaan, dan Zahratu Nida. Ketiganya sukses membawa SMP Negeri 2 Purworejo meraih Juara 1 tingkat Provinsi Jawa Tengah pada cabang lomba ansambel campuran tiga alat musik.
Sementara itu, jadwal pelaksanaan maupun pengumuman resmi untuk tahapan selanjutnya masih menunggu informasi resmi dari Kementerian terkait. Dengan capaian tersebut, SMP Negeri 2 Purworejo optimistis dapat kembali bersaing di tingkat nasional apabila kesempatan tersebut dibuka, melanjutkan tradisi prestasi sekolah yang sebelumnya juga pernah meraih juara nasional pada bidang yang sama. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









