Idul Adha

UMPWR Sembelih 4 Sapi dan 1 Kambing, Kurban Jadi Media Pendidikan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

50
×

UMPWR Sembelih 4 Sapi dan 1 Kambing, Kurban Jadi Media Pendidikan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

Sebarkan artikel ini
Suasana kegiatan pemotongan daging kurban di UMPWR, pada Kamis (28/5/2026)
Suasana kegiatan pemotongan daging kurban di UMPWR, pada Kamis (28/5/2026)

PURWOREJO, purworejo24.com —Semangat Iduladha di Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) tahun ini tidak hanya terlihat dari penyembelihan hewan kurban, tetapi juga dari antusiasme mahasiswa yang rela menyisihkan uang sakunya demi ikut berkurban bersama.

Dengan iuran Rp50 ribu per mahasiswa, dana yang terkumpul akhirnya mampu membeli dua ekor sapi untuk kurban Iduladha 1447 H.

Bagi sebagian mahasiswa, nominal tersebut mungkin sederhana, namun di baliknya tersimpan pelajaran besar tentang keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian sosial.

Ketua Panitia Kurban UMPWR, Nasrudin, M.S.I., mengatakan tradisi kurban di lingkungan kampus sengaja dijadikan sebagai media pendidikan karakter bagi mahasiswa.

Mahasiswa kami ajak belajar langsung tentang makna pengorbanan dan berbagi. Jadi kurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi membangun kepedulian sosial,” ujarnya, disela kegiatan penyembelihan hewan kurban, pada Kamis (28/5/2026).

Tahun ini, UMPWR menyembelih empat ekor sapi dan satu ekor kambing. Dua sapi berasal dari dosen dan pegawai, sementara dua lainnya merupakan hasil gotong royong mahasiswa.

Proses penyembelihan dilakukan pada hari kedua Iduladha setelah sebelumnya civitas akademika mengikuti Salat Id bersama PCM Purworejo di Alun-alun besar kota Purworejo.

Sejak pagi, suasana kebersamaan terasa di area kampus timur. Mahasiswa, dosen, dan panitia tampak bergotong royong mulai dari proses penyembelihan, pengemasan, hingga distribusi daging kurban.

Sekitar 1.200 bungkus daging kemudian dibagikan kepada warga sekitar Kampus utama di Jalan Ahmad Dahlan, Kampus II di Plaosan, Kampus III di Sucen Jurutengah, asrama mahasiswa, hingga masyarakat yang mengajukan bantuan.

Bagi UMPWR, kurban bukan hanya agenda tahunan, melainkan cara menanamkan nilai empati di tengah kehidupan kampus. Di saat banyak anak muda identik dengan gaya hidup konsumtif, para mahasiswa justru diajak belajar menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu sesama.

Belajar kurban itu belajar ikhlas. Semoga mahasiswa memiliki jiwa sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat,” kata Nasrudin.

Melalui kegiatan tersebut, Iduladha di UMPWR tidak hanya menghadirkan daging kurban, tetapi juga menghadirkan pelajaran tentang arti pengorbanan dan kepedulian yang nyata di tengah masyarakat. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.