Idul Adha

Pelatihan Juleha DKPP Purworejo Sukses Digelar, 35 Peserta Siap Jadi Penyembelih Profesional Jelang Iduladha

9
×

Pelatihan Juleha DKPP Purworejo Sukses Digelar, 35 Peserta Siap Jadi Penyembelih Profesional Jelang Iduladha

Sebarkan artikel ini
Saat kegiatan
Saat kegiatan

PURWOREJO, purworejo24.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo sukses menggelar pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) secara gratis sebagai persiapan menyambut Hari Raya Iduladha 1447 H.

Kegiatan yang berlangsung di Aula A DKPP Purworejo pada Kamis (23/4/2026) lalu tersebut diikuti oleh 35 peserta dari berbagai unsur.

Para peserta terdiri dari pelaku usaha tempat pemotongan hewan (TPH) kambing dan ayam, serta perwakilan takmir masjid dari 16 kecamatan di Kabupaten Purworejo.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi penyembelih hewan kurban yang sesuai syariat Islam sekaligus memenuhi standar kesehatan pangan.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DKPP Purworejo, drh. Sri Widarti, menyampaikan bahwa pelatihan berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman menyeluruh terkait tata cara penyembelihan yang benar, baik dari aspek kehalalan maupun kesehatan.

Peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga praktik langsung sehingga diharapkan mampu menerapkannya saat pelaksanaan kurban nanti,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Kepala DKPP Purworejo, Bagas Adi Karyanto, menambahkan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu menghasilkan juru sembelih yang profesional dan bertanggung jawab.

Dengan demikian, daging kurban yang dihasilkan dapat memenuhi prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber kompeten.

drh. Pangesthi Rahaju dari Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah memaparkan pentingnya higiene dan sanitasi rumah potong hewan, serta aspek kesejahteraan hewan.

Ia menekankan bahwa proses penyembelihan harus memperhatikan titik-titik kritis yang berpotensi menimbulkan kontaminasi, seperti saat pemeriksaan sebelum penyembelihan (ante mortem) hingga proses pengulitan dan pengeluaran jeroan.

Selain itu, aspek kesejahteraan hewan juga menjadi perhatian utama, mulai dari proses penggiringan hingga penyembelihan yang harus dilakukan dengan baik untuk meminimalkan stres pada hewan.

Sekretaris MUI Kabupaten Purworejo, Dr. H. Uan Abdul Hanan, menjelaskan ketentuan syariat dalam penyembelihan halal sesuai Fatwa MUI Nomor 12 Tahun 2009.

Ia menegaskan bahwa penyembelihan harus diawali dengan niat, menyebut asma Allah, serta dilakukan dengan teknik yang tepat agar hewan mati karena proses penyembelihan tersebut.

Materi praktik disampaikan oleh Ketua DPD Juleha Purworejo, H. Abdi Sandika, M.Pd. Peserta mendapatkan pembelajaran melalui video serta praktik langsung penggunaan pisau dan teknik penyembelihan yang benar, dipandu oleh Ustadz H.M. Hafid.

Pasca pelatihan, DKPP Purworejo juga memastikan akan terus melakukan pengawasan kesehatan hewan menjelang Iduladha. Pengawasan tersebut meliputi pemeriksaan hewan yang akan dikirim ke luar daerah, pemantauan di pasar hewan, hingga pengawasan di lapak penjualan hewan kurban.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat menjadi juru sembelih yang kompeten di wilayah masing-masing, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penyembelihan yang halal, higienis, dan sesuai standar kesejahteraan hewan.

Dengan begitu, kualitas daging kurban yang dihasilkan benar-benar terjamin dan aman untuk dikonsumsi masyarakat. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.