LebaranRamadhan

Sambut Mudik Lebaran, Polres Purworejo Luncurkan Inovasi Layanan “Projo”

47
×

Sambut Mudik Lebaran, Polres Purworejo Luncurkan Inovasi Layanan “Projo”

Sebarkan artikel ini
Prosesi pemusnahan miras
Prosesi pemusnahan miras

PURWOREJO, purworejo24.com – Semangat pelayanan kemanusiaan tampak dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat “Ketupat Candi 2026” yang digelar di depan Kantor Setda Kabupaten Purworejo, pada Kamis (12/3) sore.

Kegiatan tersebut menandai dimulainya operasi pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah guna memastikan masyarakat dapat menjalankan mudik dengan aman dan nyaman.

Apel dipimpin langsung oleh tiga unsur pimpinan daerah atau “3 Pilar” Kabupaten Purworejo, yakni Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, dan Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra.

Kehadiran ketiganya menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan serta kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.

Operasi Ketupat Candi 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 456 personel kepolisian yang didukung unsur TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta berbagai instansi terkait.

Untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, aparat menyiagakan petugas di sembilan titik strategis yang tersebar di wilayah Purworejo.

Pos tersebut meliputi Pos Pengamanan Ketawang, Nampu, Pasar Krendetan, Plaza, dan Maron, serta Pos Terpadu Kutoarjo dan Pos Pelayanan di Terminal dan Stasiun.

Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra menjelaskan bahwa pada Operasi Ketupat tahun ini pihaknya menghadirkan sejumlah inovasi pelayanan yang dirancang untuk membantu dan memanjakan para pemudik.

Kami ingin masyarakat merasa aman sekaligus terlayani dengan maksimal. Karena itu kami menghadirkan beberapa inovasi layanan di titik-titik pengamanan,” ujar Kapolres.

Sejumlah layanan tersebut antara lain Projo-Bengkel Mobile yang siap membantu kendaraan pemudik yang mengalami kendala teknis di jalan.

Selain itu ada Projo-BBM Delivery, layanan pengantaran bahan bakar bagi pemudik yang kehabisan BBM di perjalanan.

Di bidang kesehatan, disediakan Projo-Medis berupa layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

Bagi pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat, petugas juga menyiapkan fasilitas Projo-Kopimie, yakni ruang istirahat ber-AC lengkap dengan kursi pijat otomatis, kopi, serta mie instan gratis.

Tak hanya itu, Polres Purworejo juga menghadirkan Garasi Projo, layanan penitipan mobil dan sepeda motor gratis bagi warga yang hendak mudik namun khawatir meninggalkan kendaraannya di rumah.

Dalam sambutannya, Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.

Ia berpesan kepada seluruh petugas agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sekaligus mengedepankan sikap empati.

Berikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H. Pastikan warga dapat berkumpul dengan keluarga dalam keadaan selamat,” pesan Bupati.

Usai apel gelar pasukan, jajaran Forkopimda Purworejo juga melakukan pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) sebagai bentuk komitmen menjaga ketertiban masyarakat selama Ramadan dan Lebaran.

Sebanyak 4.416 botol miras berbagai jenis, mulai dari ciu hingga wisky, dimusnahkan di lokasi apel.

Ribuan botol tersebut merupakan hasil sitaan Operasi Pekat 2026 yang dilaksanakan Polres Purworejo dalam beberapa waktu terakhir.

Langkah tegas ini dilakukan untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus menjaga suasana Ramadan dan Idul Fitri tetap kondusif.

Dengan kesiapan personel, dukungan lintas sektor, serta berbagai inovasi layanan bagi pemudik, Kabupaten Purworejo optimistis dapat mewujudkan semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.” (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.