KALIGESING, purworejo24.com — Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PCNU Purworejo bersama Ranting NU Desa Kaligono menggelar Pengajian Syawalan dan Halal Bihalal bertajuk Ngaji Budaya Wayang Santri di Masjid Nurul Yaqin, Sidandang, Kedungrante, Desa Kaligono, Kecamatan Kaligesing, Sabtu (11/4/2026) malam.
Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus meneguhkan komitmen pelestarian budaya lokal, khususnya Wayang Kaligesingan.
Acara yang dihadiri lebih dari 300 jamaah tersebut berlangsung khidmat dan semarak.
Salah satu daya tarik utama adalah pertunjukan Wayang Kresna yang dibawakan oleh Ketua Lesbumi PCNU Purworejo, Kyai Dalang Ahmad Hanafi.
Pentas ini menjadi representasi nyata kekayaan tradisi Wayang Gagrak Kaligesingan yang sarat nilai spiritual dan kearifan lokal.
Rangkaian kegiatan sebelumnya diawali dengan ziarah ke makam Ki Warsoguno di Kompleks Pemakaman Kyai Carang Gesing, Krajan, Kaligono.
Ki Warsoguno dikenal sebagai maestro wayang khas Kaligesingan yang memiliki kontribusi besar dalam perkembangan seni pewayangan di wilayah tersebut.
Penanggung jawab kegiatan Tuladha Selapanan Setupahingan, Achmad Fajar Chalik, menyampaikan bahwa Syawalan ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga ruang memperkuat kebersamaan masyarakat.
“Pengajian Syawalan ini merupakan upaya menyambung silaturahmi dengan seluruh masyarakat Kaligono, sekaligus bentuk apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Riset dan Kajian Lesbumi PCNU Purworejo, Mastri Imammusadin, menekankan pentingnya penggalian sejarah dan penelusuran naskah pewayangan Ki Warsoguno yang hingga kini masih dalam proses penelitian.
“Sosok Ki Warsoguno belum banyak dikenal. Padahal diduga terdapat manuskrip atau naskah pakem pewayangan yang masih perlu ditelusuri lebih lanjut,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kajian dan pelestarian kebudayaan di kawasan Menoreh Barat, agar tetap hidup dan dikenal generasi muda.
Ketua Ranting NU Desa Kaligono, Muchammad Ikhsanudin, turut mengapresiasi sinergi yang terjalin antara masyarakat dan Lesbumi PCNU Purworejo.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang terus terbangun dalam upaya melestarikan kebudayaan Islam dan tradisi lokal di Kaligono,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lesbumi PCNU Purworejo menegaskan komitmennya untuk terus menjaga, merawat, dan mengembangkan warisan budaya lokal sebagai bagian dari identitas dan kekayaan bangsa. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








