KUTOARJO, purworejo24.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpusip) Kabupaten Purworejo terus menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan budaya literasi di masyarakat. Tidak hanya menggelar Lomba Resensi Buku dengan total hadiah Rp 21 juta, Dinpusip juga menyelenggarakan dua lomba literasi lainnya yang waktunya hampir bersamaan, yakni Lomba Bertutur dan Lomba Video Konten Literasi.
Total hadiah yang disiapkan pun terbilang menarik. Lomba Video Konten Literasi menyediakan hadiah sebesar Rp 19 juta, sementara Lomba Bertutur memperebutkan total hadiah Rp 16,5 juta. Dengan demikian, keseluruhan rangkaian lomba literasi tersebut menawarkan total hadiah hingga Rp 56,5 juta.
Kepala Bidang Perpustakaan Dinpusip Purworejo, Sigit Sudibyo, menjelaskan bahwa masing-masing lomba memiliki sasaran peserta yang berbeda. Lomba Bertutur dikhususkan bagi siswa kelas IV dan V SD/MI, sedangkan Lomba Video Konten Literasi terbuka untuk pelajar, mahasiswa, serta masyarakat umum berusia 17 hingga 35 tahun.
“Lomba-lomba ini memang berhadiah cukup besar karena didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik. Bahkan, para pemenang nantinya berkesempatan untuk kami ikutkan dalam lomba literasi di tingkat yang lebih tinggi, dengan hadiah yang tentu lebih besar,” ujar Sigit, pada Jumat (20/2/2026).
Untuk memastikan informasi lomba tersampaikan secara luas, Dinpusip melakukan sosialisasi melalui berbagai saluran. Di antaranya dengan mengirimkan surat ke sekolah-sekolah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, serta Cabang Dinas Pendidikan Provinsi. Selain itu, publikasi juga dilakukan melalui media massa dan media sosial.
“Pendaftaran dan petunjuk teknis lomba sudah tersedia melalui tautan yang disampaikan dalam surat resmi. Selain itu, bisa diunduh melalui barcode yang tertera di akun Instagram @dinpusip.purworejo dan @perpusda_purworejo. Kami mengajak masyarakat untuk terus mengikuti media sosial kami agar tidak ketinggalan informasi,” jelasnya.

Meski menyediakan hadiah yang menggiurkan, Sigit menegaskan bahwa esensi utama kegiatan ini bukan semata-mata pada hadiah. Menurutnya, hadiah hanyalah bentuk apresiasi sekaligus pemantik semangat peserta.
“Yang paling penting adalah bagaimana melalui lomba-lomba ini kita bisa bersama-sama membangun dan menguatkan budaya literasi, khususnya di kalangan anak-anak dan generasi muda Purworejo,” tandasnya. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







